Talaga (KEMENAG) – MAN 1 Majalengka menggelar Simulasi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Tahun 2026 bagi peserta yang akan mewakili madrasah pada ajang OSN Tingkat Provinsi. Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka ini merupakan tindak lanjut dari surat Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait pelaksanaan Technical Meeting dan uji coba sistem tes OSN-P Tahun 2026 secara daring, Jumat (17/7/2026).
Simulasi diselenggarakan sebagai upaya memastikan seluruh peserta siap mengikuti kompetisi, tidak hanya dari sisi penguasaan materi, tetapi juga dalam menghadapi aspek teknis pelaksanaan tes berbasis komputer. Kesiapan teknis menjadi bagian penting agar peserta dapat mengikuti kompetisi dengan nyaman, fokus, dan tanpa kendala.
Selama kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan mengenai mekanisme pelaksanaan tes berbasis Computer Based Test (CBT) Moodle, penggunaan Zoom Meeting sebagai media pengawasan (proctoring), penyesuaian posisi kamera, hingga pengecekan perangkat dan aplikasi pendukung yang akan digunakan pada hari pelaksanaan OSN Tingkat Provinsi.
Empat peserta yang mengikuti simulasi tersebut ialah Lani Nurul Aulia dari kelas XI.2 bidang Ekonomi, Mochammad Rezza Febryan kelas XII.3 bidang Informatika, Nayyara Ayesha Zahra kelas XI.1 bidang Kebumian, serta Galang Hilmi Huga kelas XII.1 bidang Matematika. Seluruh peserta didampingi oleh guru pembimbing Edwin Erdiyana, S.Kom., selaku Kepala Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka, bersama tim teknis Ena Herjuana, S.E.
Edwin Erdiyana menjelaskan bahwa simulasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun kesiapan peserta secara menyeluruh sebelum mengikuti kompetisi tingkat provinsi.
“Melalui simulasi ini, peserta dapat memahami seluruh tahapan pelaksanaan tes, membiasakan diri dengan sistem yang digunakan, serta mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin muncul. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus menampilkan kemampuan terbaik saat kompetisi berlangsung,” ujar Edwin.
Suasana simulasi berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti setiap tahapan dengan serius, mulai dari proses masuk ke sistem, pengerjaan soal uji coba, hingga evaluasi teknis setelah simulasi selesai. Pendampingan intensif dari guru pembimbing dan tim teknis turut memberikan rasa percaya diri kepada peserta dalam menghadapi kompetisi yang sesungguhnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Majalengka menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan prestasi secara optimal, baik melalui penguatan kompetensi akademik maupun kesiapan teknis. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peserta tampil maksimal pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi Tahun 2026 serta mengharumkan nama madrasah di tingkat yang lebih tinggi.
Pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan OSN-P agar seluruh peserta semakin siap bersaing secara sehat, berprestasi, dan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya. Diharapkan, ikhtiar ini tidak hanya menghasilkan prestasi bagi madrasah, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kontributor : Wawan Abdul Gani
Editor: D.Win


Komentar