Berita Daerah
Beranda » Berita » Pupuk Keistiqamahan Siswa, MTsN 13 Majalengka Rutinkan Dhuha dan Tadarus Al-Kahfi

Pupuk Keistiqamahan Siswa, MTsN 13 Majalengka Rutinkan Dhuha dan Tadarus Al-Kahfi

WERAGATI (Kemenag)— Memperkuat pembentukan karakter religius dan akhlak mulia para peserta didik, civitas akademika MTsN 13 Majalengka secara konsisten menggelar kegiatan pembiasaan ibadah rutin yang meliputi Sholat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hingga ceramah keagamaan. Kegiatan ini berlangsung di Mushola An-Nur MTsN 13 Majalengka pada Jumat (07/08/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha secara berjamaah, dilanjutkan dengan tadarus bersama membaca Surah Al-Kahfi yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Suasana khidmat makin terasa saat memasuki sesi ceramah agama yang dibawakan oleh salah seorang peserta didik kelas 9.7, Ananda Idris Fadhil Maulana, dengan mengusung tema “Keutamaan Ilmu”.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh K.H. Aceng Ibrahim Munawar, M.Pd.I. Selain mendoakan keberkahan bagi seluruh keluarga besar MTsN 13 Majalengka, doa bersama ini juga ditujukan secara khusus untuk kesembuhan ayahanda dari Ibu Aah Rustiah, S.Pd., serta mendoakan almarhum Bapak H. Diding, orang tua dari Ananda M. Syahrul (siswa kelas 7.4).

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Aceng Ibrahim Munawar, M.Pd.I selalu Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana menekankan pentingnya konsistensi dalam beribadah sejak dini sebagai pondasi kehidupan.

“Pembiasaan ibadah rutin seperti Dhuha dan tadarus Al-Kahfi ini bukan sekadar pemenuhan agenda madrasah, melainkan ikhtiar kita bersama untuk menanamkan nilai disiplin, istiqamah, dan rasa empati sosial kepada sesama melalui doa,” ungkapnya.

Pelatihan Tilawah Al-Qur’an, Tumbuhkan Kecintaan Siswa Terhadap Al-Qur’an

Melalui agenda rutin ini, diharapkan para murid tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu memetik pelajaran berharga tentang keimanan, keteguhan hati, dan kesabaran dari makna Surah Al-Kahfi. Selain itu, penampilan penceramah dari kalangan siswa juga bertujuan untuk mengasah keberanian, potensi, serta kepemimpinan generasi muda madrasah.

Ke depan, pihak madrasah merencanakan agar program pembiasaan ini terus dipertahankan dan dievaluasi secara berkala agar dampaknya dapat tertanam kuat serta diamalkan oleh para siswa secara berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.

Melalui pembiasaan yang konsisten ini, diharapkan dapat lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga religius, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan keagamaan di Kabupaten Majalengka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *