Majalengka (KEMENAG) — Pascarotasi kepemimpinan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Kepala Kantor yang baru, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Ruang Meeting Pimpinan Polres Majalengka pada Senin (13/4/2026).
Didampingi Kasubag Tata Usaha Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag. dan jajaran Kepala Seksi serta Penyelenggara Zakat Wakaf, kunjungan ini dimaksudkan sebagai langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor antara Kementerian Agama dan Kepolisian di wilayah Kabupaten Majalengka.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Hj. Euis Damayanti menyampaikan bahwa kolaborasi antarinstansi sangat krusial, terutama dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang majemuk. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis oleh pimpinan sebelumnya.
”Kami hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan bahwa sinergi antara Kemenag dan Polres tetap berjalan solid. Fokus utama kami adalah menjaga kerukunan umat beragama serta memastikan seluruh kegiatan keagamaan di Majalengka dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” ujar Euis.
Lebih lanjut, Euis menambahkan bahwa dukungan kepolisian sangat dibutuhkan dalam menciptakan suasana kondusif, sehingga pelayanan keagamaan kepada masyarakat dapat berjalan optimal tanpa kendala keamanan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi menyambut baik kehadiran Kepala Kantor Kemenag yang baru. Ia menyatakan bahwa pihak Kepolisian siap mendukung penuh berbagai program keagamaan demi menjaga stabilitas daerah.
”Kami menyambut hangat kedatangan Ibu Kepala Kantor. Polres Majalengka siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Agama. Stabilitas keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan terus hadir dalam mendukung kegiatan keagamaan guna menciptakan ketertiban di tengah masyarakat,” tegas AKBP Rita Suwadi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi komunikasi yang semakin kokoh dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Melalui koordinasi yang intensif, diharapkan berbagai potensi konflik sosial keagamaan dapat dicegah sedini mungkin, sehingga Kabupaten Majalengka tetap menjadi daerah yang rukun dan damai.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar