Bandung (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menghadiri agenda penting bertajuk “Penguatan ASN dan Pelayanan Publik Menuju Kemenag Berdampak di Jawa Barat” yang dihelat oleh Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Yohanes Paulus, Gedung Keuskupan Bumi Silih Asih, Bandung, pada Jumat (10/04/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Romo H. R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., didampingi istri dan Staf Khusus Menteri. Turut hadir Kakanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., Plt. Kepala Bagian Tata Usaha, H. M. Nur Rochmat Robi Abdulrohim, para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Kepala Madrasah, serta penyuluh lintas agama.
Kehadiran Hj. Euis Damayanti dalam forum tersebut merupakan representasi nyata dari komitmen Kemenag Majalengka dalam mendukung transformasi birokrasi. Ia menegaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar pemenuhan undangan, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan visi dengan pusat dan wilayah.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen nyata dalam mendukung penguatan kinerja ASN dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di Kabupaten Majalengka. Ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi agar kehadiran Kemenag benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar Euis.
Dalam sesi pembinaan, Wakil Menteri Agama RI yang akrab disapa Romo, menekankan pentingnya ideologi Pancasila sebagai landasan bekerja bagi insan Kemenag. Ia menyebutkan bahwa Pancasila adalah kristalisasi nilai-nilai luhur bangsa, dengan Sila Pertama sebagai fondasi utama.
“Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah Kausa Prima. Artinya, tidak ada upaya keadilan, persatuan, maupun kerakyatan di Republik ini kecuali dengan landasan Ketuhanan,” tegas Wamenag di hadapan ratusan peserta.
Selain penguatan ideologi, Kakanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, juga memaparkan target ambisius terkait desain madrasah unggul melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi ternama seperti ITB dan UNPAD.
“Kami tentunya hari ini menguatkan inspirasi kita untuk bersama-sama menuju madrasah yang lebih baik. Kami sudah membuka kran MOU dengan para peguruan tinggi, baik di ITB, UNPAD, UNPAS, dan juga para peguruan tinggi-tinggi yang ada di Jawa Barat. Tentunya mudah-mudahan inspirasi ini yang dikaitan dengan bagaimana desain madrasah unggul, menjadikan kualitas unggul,” ujar Kakanwil.
Ia juga mencanangkan program penguatan baca Kitab Kuning bagi siswa madrasah di setiap kabupaten/kota.
Pemilihan lokasi di Gedung Keuskupan Bumi Silih Asih sendiri dilakukan secara sengaja sebagai simbol kuat dari moderasi beragama. Plt. Kepala Bagian Tata Usaha, H. M. Nur Rochmat Robi Abdulrohim, menjelaskan bahwa tempat tersebut dipilih untuk merajut harmoni dan kebersamaan lintas iman, sehingga ASN Kemenag mampu memberikan pelayanan maksimal tanpa sekat di tengah keterbatasan yang ada.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Kankemenag Majalengka diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai harmoni dan profesionalisme ASN demi mewujudkan instansi yang makin kredibel dan berdampak bagi umat.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar