Berita Daerah

​Perkuat Budaya Literasi, Enam Siswi MTsN 10 Majalengka Ikuti Evaluasi dan Refleksi Resensi Buku di Disarpus Majalengka

Jatiwangi (KEMENAG) — Semangat membaca dan mengolah informasi secara kritis terus dipupuk oleh MTsN 10 Majalengka melalui penguatan budaya literasi. Langkah ini diwujudkan dengan mengikutsertakan enam siswi terbaiknya dalam kegiatan “Evaluasi dan Refleksi Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan” yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpus) Kabupaten Majalengka pada Kamis (10/9/2026).

​Kegiatan edukatif yang dipusatkan di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Majalengka ini diikuti oleh 36 peserta dari jenjang SLTP dan SLTA se-Kabupaten Majalengka. Seluruh peserta merupakan pelajar yang sebelumnya berlaga dalam Lomba Menulis Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan. Melalui forum evaluasi ini, para siswa diajak untuk melihat kembali proses kreatif menulis serta memperdalam teknik menyampaikan hasil pembacaan secara kritis, objektif, sistematis, dan menarik.

​Dalam ajang literasi tersebut, MTsN 10 Majalengka menerjunkan enam wakilnya, yakni Anida Farannisa F., Arimbi Cyshara, Dinda Alistiya F., Fatimah Azzahra, Lintang Nurul Hikmah, dan Raihana Assyfa. Para siswi mendapatkan pendampingan guna mengevaluasi karya resensi serta mengasah kebiasaan berpikir analitis terhadap buku yang telah dibaca.

​Kepala MTsN 10 Majalengka, H. Dadang, M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas keikutsertaan para siswinya dalam agenda pemantapan literasi ini.

​”Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengalaman belajar yang lengkap kepada siswa. Mereka tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga belajar mengevaluasi karya dan merefleksikan proses yang telah dilalui. Kami berharap pengalaman ini semakin menumbuhkan kecintaan siswa terhadap buku dan budaya menulis di lingkungan madrasah,” ujar Dadang.

Kemenag Majalengka Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah

​Dukungan senada disampaikan oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Majalengka, Drs. H. Ono Haryono, M.P. Beliau menegaskan bahwa perpustakaan berperan strategis dalam membentuk generasi pembelajar yang literat.

​”Melalui resensi buku, siswa tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami, menganalisis, memberikan penilaian, dan menyampaikan gagasannya. Kemampuan tersebut sangat penting untuk membentuk pelajar yang kritis dan literat,” tuturnya.

​Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kabid Perpustakaan, Irma Agustini Pratiwi, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa proses evaluasi ini dirancang agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang berkelanjutan dan tidak berhenti di jenjang kompetisi saja.

​Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MTsN 10 Majalengka terus berkomitmen menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya madrasah guna melahirkan generasi muda yang kritis, kreatif, berkarakter, serta mampu menuangkan gagasan demi masa depan.

​Kontributor : Dian Erlina Dianawati

Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan, Kemenag Majalengka Sambut Kunjungan Pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *