Berita Daerah
Beranda » Berita » MTsN 7 Majalengka Manfaatkan Sampah Plastik Menjadi Ekobrik sebagai Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan

MTsN 7 Majalengka Manfaatkan Sampah Plastik Menjadi Ekobrik sebagai Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan

Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka terus menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui program pemanfaatan sampah plastik menjadi ekobrik yang dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh warga madrasah ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan pendidikan karakter kepada peserta didik tentang pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.

Program tersebut dilaksanakan dengan mengajak peserta didik mengumpulkan sampah plastik dari lingkungan sekolah maupun rumah masing-masing. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dibersihkan, dipotong menjadi bagian-bagian kecil, dan dipadatkan ke dalam botol plastik bekas hingga memenuhi standar kepadatan sebagai ekobrik. Hasilnya dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan bangku taman, pot tanaman, serta berbagai sarana pendukung di lingkungan madrasah.

Guru IPA MTsN 7 Majalengka sekaligus koordinator kegiatan, Hj. Euis Sri Hastuti, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang kontekstual bagi peserta didik.

“Melalui program ekobrik, peserta didik belajar bahwa sampah plastik tidak harus berakhir menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Dengan kreativitas dan kepedulian, sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan ini juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini. Kami berharap kebiasaan baik ini dapat diterapkan oleh peserta didik, baik di madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka,” ujar Hj. Euis Sri Hastuti, M.Pd.

Antusiasme peserta didik terlihat selama proses pembuatan ekobrik. Mereka tidak hanya memperoleh pengalaman praktik secara langsung, tetapi juga memahami pentingnya penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari.

Hadiri Pelantikan Pejabat Majalengka, Kakan Kemenag Tegaskan Komitmen Sinergi Layanan Publik

Salah seorang peserta didik, Kevin, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menghasilkan karya yang dapat dimanfaatkan oleh warga madrasah.

Hingga saat ini, sejumlah ekobrik yang telah dihasilkan dimanfaatkan sebagai bangku taman dan pot tanaman di area sekolah. Ke depan, madrasah berencana memperluas pemanfaatannya untuk berbagai fasilitas sederhana lainnya yang ramah lingkungan.

Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa program ekobrik merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Madrasah memiliki tanggung jawab untuk membentuk generasi yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Program ekobrik ini menjadi salah satu implementasi nyata pendidikan karakter sekaligus pembiasaan hidup bersih dan berkelanjutan. Kami ingin peserta didik memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti mengelola sampah plastik dengan benar. Semoga program ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah dan sekolah lainnya dalam membangun budaya peduli lingkungan,” tutur Dedi Priatna, S.Pd., M.Si.

Melalui program ini, MTsN 7 Majalengka menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh warga madrasah. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, hijau, dan sehat, program ekobrik juga menjadi sarana edukasi untuk membentuk generasi yang memiliki kesadaran ekologis, kreatif, serta bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

Mengangkat Sinergi Budaya dan Ekonomi: Tenun Nunuk Khas Majalengka Meriahkan Tradisi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung

Kontributor: Suratman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *