Berita Daerah
Beranda » Berita » MTsN 10 Majalengka Tingkatkan Literasi Lewat Resensi Buku Fiksi

MTsN 10 Majalengka Tingkatkan Literasi Lewat Resensi Buku Fiksi

Jatiwangi (Kemenag) — MTsN 10 Majalengka kembali melaksanakan program rutin Giat Kamis Literasi pada Kamis (6/8/2026). Memasuki pekan pertama bulan Agustus, kegiatan literasi kali ini mengangkat materi Bahasa Indonesia dengan fokus pada pembelajaran cara meresensi buku fiksi sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh kelas dengan pendampingan satu orang guru dan dua siswa pendamping di setiap kelas. Pendampingan tersebut bertujuan menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan mendorong peserta didik memahami materi secara lebih mendalam.

Dalam pembelajaran, siswa dikenalkan pada berbagai unsur penting dalam penyusunan resensi buku fiksi. Mereka mempelajari cara mengidentifikasi identitas buku, mengulas kelebihan dan kekurangan isi cerita, menyusun sinopsis, hingga membuat kesimpulan yang objektif terhadap karya yang telah dibaca.

Salah satu guru pendamping, Hj. Enung Nurhasanah, S.Pd., menyampaikan bahwa keterampilan meresensi menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi dan berpikir analitis.

“Materi resensi buku fiksi pada minggu pertama ini sangat penting untuk melatih daya kritis dan kemampuan analitis siswa. Anak-anak tidak hanya diajak membaca, tetapi juga diajarkan bagaimana mengapresiasi sebuah karya tulis secara runtut dan objektif,” ujarnya.

Pentingnya Zikir bagi Ketenangan Jiwa dan Hati, Pesan Khutbah Jumat di MTsN 11 Majalengka

Menurutnya, kegiatan literasi yang dilaksanakan secara rutin tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga membangun kebiasaan membaca yang akan memberikan manfaat bagi perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.

Program Giat Kamis Literasi merupakan salah satu bentuk komitmen MTsN 10 Majalengka dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan yang berkesinambungan, peserta didik didorong untuk lebih aktif membaca, berpikir kritis, serta mampu menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan yang baik dan sistematis.

Ke depan, madrasah akan terus menghadirkan materi literasi yang beragam dan relevan dengan kebutuhan peserta didik agar kemampuan membaca, menulis, serta bernalar kritis terus berkembang. Sinergi antara guru, peserta didik, dan seluruh warga madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang semakin produktif dan inspiratif.

Melalui program ini, MTsN 10 Majalengka berharap dapat mencetak generasi yang gemar membaca, terampil menulis, serta memiliki kemampuan berpikir kritis sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah dan kualitas layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Editor: D.Win

Pelatihan Tilawah Al-Qur’an, Tumbuhkan Kecintaan Siswa Terhadap Al-Qur’an

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *