Talaga (Kemenag) — Boarding School Tahfidz Al-Badar MAN 1 Majalengka menyelenggarakan kegiatan Masa Ta’aruf Santri Baru (MATSABA) pada 13–18 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian penyambutan sekaligus pembinaan awal bagi seluruh santri baru tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan diikuti oleh 96 santri baru yang terdiri atas 36 santri putra dan 60 santri putri. MATSABA dilaksanakan setiap hari setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah selesai. Dengan begitu para santri tetap dapat mengikuti proses pembelajaran di MAN 1 Majalengka sekaligus memperoleh pembinaan dan pengenalan kehidupan di lingkungan pesantren.
Selama enam hari pelaksanaan, para santri mendapatkan berbagai materi meliputi pengenalan lingkungan Boarding School Tahfidz Al-Badar, tata tertib dan budaya Boarding School, pembiasaan ibadah, kedisiplinan, serta nilai-nilai akhlakul karimah.
Kegiatan juga diisi dengan pengarahan dari Kepala Asrama, dewan asatidz, dan panitia agar para santri mampu beradaptasi dengan kehidupan Boarding School secara bertahap.
Pelaksanaan MATSABA berada di bawah bimbingan langsung Kepala Asrama Putra, Mustopa, M.Pd dan Kepala Asrama Putri, Hj. Rida Marida, M.Pd.I.
Tujuan utama MATSABA adalah membantu santri baru memahami sistem pembelajaran, aturan yang berlaku, serta membentuk karakter disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini diharapkan proses adaptasi santri berlangsung lebih mudah sehingga mereka dapat mengikuti seluruh aktivitas Boarding School dengan nyaman dan penuh semangat.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah, MATSABA menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak hari pertama para santri berada di lingkungan Boarding School Tahfidz Al-Badar.
Melalui pelaksanaan MATSABA, diharapkan seluruh santri baru mampu beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan BoardingSchool, menaati setiap peraturan yang berlaku, serta memiliki semangat untuk menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Wawan Abdul Gani, M.Ag


Komentar