Rajagaluh (KEMENAG) — Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Tingkat Kabupaten Majalengka, MAN 2 Majalengka menggelar latihan intensif cabang lomba Pidato Bahasa Indonesia di Perpustakaan MAN 2 Majalengka pada Kamis (6/8/2026).
Latihan tersebut diikuti oleh dua murid terpilih yang akan menjadi perwakilan madrasah, yaitu Ayu Karmilasari dari kelas XII.1 dan Rizki Pranata dari kelas XI.4. Keduanya mendapatkan pendampingan dan pembinaan langsung dari pendamping lomba, Sri Umiroh, S.Pd., serta Dra. Ema Halimaturrosyidah.
Dalam sesi pembinaan, para peserta digembleng untuk memperkuat pelbagai aspek teknis, mulai dari penguasaan materi, intonasi, artikulasi, ekspresi wajah, hingga bahasa tubuh (gesture). Selain itu, pendamping memberikan evaluasi menyeluruh terhadap setiap penampilan sebagai bahan perbaikan performa sebelum berlaga di tingkat kabupaten.
Pendamping lomba, Sri Umiroh menjelaskan bahwa latihan berkala ini tidak hanya berfokus pada teknik berbicara, tetapi juga pembentukan mental dan rasa percaya diri siswa.
“Kami terus membimbing peserta agar mampu menyampaikan pidato dengan bahasa yang baik, intonasi yang tepat, dan penyampaian yang meyakinkan. Semoga melalui latihan yang konsisten ini mereka dapat tampil optimal dan meraih prestasi terbaik pada ajang Porseni tingkat kabupaten,” ujar Sri.
Antusiasme juga disampaikan oleh salah satu peserta, Ayu Karmilasari. Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan pihak madrasah untuk berlaga di cabang Pidato Bahasa Indonesia.
“Saya akan memanfaatkan setiap sesi latihan untuk terus memperbaiki kemampuan berpidato. Arahan dari para pendamping menjadi motivasi bagi saya untuk tampil lebih percaya diri dan memberikan hasil terbaik demi mengharumkan nama MAN 2 Majalengka,” tutur Ayu.
Melalui program pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan, MAN 2 Majalengka berharap seluruh utusan yang berlaga di ajang Porseni mampu tampil penuh percaya diri, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta berhasil mengukir prestasi yang membanggakan.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar