Berita Daerah MAN
Beranda » Berita » Matangkan Mental dan Materi, Peserta Pidato Bahasa Indonesia MAN 3 Majalengka Jalani Latihan Intensif

Matangkan Mental dan Materi, Peserta Pidato Bahasa Indonesia MAN 3 Majalengka Jalani Latihan Intensif

Jatiwangi (KEMENAG) — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah, MAN 3 Majalengka mengintensifkan pembinaan bagi peserta cabang lomba pidato Bahasa Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan MAN 3 Majalengka, Jumat (7/8/2026), menjadi bagian dari upaya madrasah mempersiapkan kontingen terbaik untuk bersaing di tingkat kabupaten.

Latihan difokuskan pada penguatan materi pidato, teknik vokal, penguasaan panggung, hingga pembentukan mental bertanding. Pembinaan dilakukan secara bertahap agar peserta mampu menyampaikan gagasan secara sistematis, komunikatif, dan meyakinkan di hadapan dewan juri.

Kegiatan tersebut sejalan dengan visi MAN 3 Majalengka dalam membentuk peserta didik yang Islami, mandiri, terampil, dan berprestasi. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, madrasah tidak hanya mendorong lahirnya prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, dan percaya diri.

Pembimbing lomba pidato Bahasa Indonesia, Heni Supartini, S.S., mengatakan bahwa keberhasilan dalam perlombaan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan menghafal naskah. Menurutnya, peserta harus mampu memahami isi pidato dan menyampaikannya dengan penghayatan yang kuat.

“Persiapan Porseni tidak hanya sebatas menghafal teks, tetapi bagaimana peserta mampu menyelaraskan penghayatan materi dengan kematangan mental. Kami ingin memastikan para siswa tampil percaya diri dan membawa gagasan yang berbobot,” ujar Heni.

MTsN 7 Majalengka Perkuat Budaya Bersih melalui Geber Jumat

Selama pembinaan, peserta terlebih dahulu menyempurnakan naskah pidato sebelum mengikuti simulasi penampilan. Setiap penampilan kemudian dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari pilihan diksi, intonasi, ekspresi, bahasa tubuh, hingga kemampuan membangun komunikasi dengan audiens.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu peserta mengenali kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga terus mengalami peningkatan pada setiap sesi latihan. Selain keterampilan berbicara di depan umum, pembinaan juga diarahkan untuk menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar yang tinggi.

MAN 3 Majalengka menargetkan para peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi pada ajang Porseni. Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, pembinaan ini menjadi sarana mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kecakapan berkomunikasi yang bermanfaat dalam dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

Melalui latihan yang terstruktur dan pendampingan secara intensif, MAN 3 Majalengka optimistis mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya berprestasi di bidang seni, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, keterampilan berbahasa yang baik, serta siap menjadi duta madrasah dalam berbagai ajang kompetisi.

Kontributor : Firman Saefatullah

MTsN 7 Majalengka Serahkan Bingkisan BAZNAS kepada Dua Siswa Berprestasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *