Berita Daerah MAN

MAN 3 Majalengka Edukasi Siswa melalui Tausiyah Digital tentang Empat Golongan yang Dirindukan Surga

Jatiwangi (KEMENAG) — MAN 3 Majalengka terus memperkuat pembinaan keagamaan peserta didik melalui pemanfaatan media digital. Kali ini, madrasah menggelar tausiyah keagamaan secara daring yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube dan akun Instagram resmi MAN 3 Majalengka dari Studio Journal Three, Rabu (6/8/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari inovasi pembinaan karakter yang memanfaatkan platform digital sebagai sarana edukasi dan syiar Islam. Seluruh siswa mengikuti kegiatan secara serentak melalui perangkat masing-masing sehingga pesan-pesan keagamaan dapat diterima secara luas tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Pembina Keagamaan MAN 3 Majalengka, Jali Rojali, S.Pd.I., menyampaikan tausiyah bertema “Orang-orang yang Dirindukan Surganya Allah”. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta didik untuk menjadikan media sosial sebagai ruang belajar dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan generasi muda dari ajaran agama. Sebaliknya, media digital harus dimanfaatkan untuk memperkuat literasi keagamaan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan akhlak mulia.

“Ada empat golongan manusia yang dirindukan surga, yaitu orang yang senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, menjaga lisannya dari perkataan yang menyakiti orang lain, gemar memberi makan kepada mereka yang membutuhkan, serta orang yang menjalankan puasa Ramadan dengan penuh keimanan dan kesabaran,” jelas Jali.

MTsN 5 Majalengka Gelar Latihan Seni Degung Persiapkan Penampilan Upacara Adat Sunda

Ia menegaskan bahwa keempat amalan tersebut bukan sekadar teori, melainkan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca Al-Qur’an perlu diiringi dengan pengamalan nilai-nilainya, menjaga lisan juga mencakup etika berkomunikasi di media sosial, sedangkan kepedulian kepada sesama merupakan cerminan nyata ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Melalui penyiaran di YouTube dan Instagram, materi keagamaan tidak hanya dapat disaksikan secara langsung oleh siswa, tetapi juga dapat diputar kembali sebagai bahan belajar kapan pun dibutuhkan. Pola pembelajaran ini sekaligus mendorong peserta didik untuk lebih bijak memanfaatkan media sosial sebagai sumber ilmu pengetahuan dan inspirasi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan MAN 3 Majalengka yang mengintegrasikan teknologi digital dengan pembinaan karakter. Madrasah berupaya menghadirkan konten-konten edukatif yang relevan dengan kehidupan generasi muda sekaligus memperkuat budaya literasi digital yang sehat, produktif, dan bernilai ibadah.

Melalui program tausiyah daring yang dilaksanakan secara berkala, MAN 3 Majalengka berharap mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlakul karimah, serta mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bertanggung jawab untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan.

Kontributor : Firman Saefatullah

Wujudkan Lingkungan Belajar Kondusif, MTsN 1 Majalengka Gelar Layanan Konseling Individual Siswa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *