Berita Daerah MAN

Kenalkan Gerak Parabola Lewat Gatrik, MAN 1 Majalengka Ciptakan Pembelajaran Fisika Menyenangkan

Talaga (KEMENAG) — MAN 1 Majalengka menghadirkan inovasi pembelajaran Fisika berbasis kearifan lokal. Mengintegrasikan permainan tradisional gatrik dengan konsep Gerak Parabola, kegiatan Belajar Mengajar (KBM) interaktif ini digelar di Lapangan Voli MAN 1 Majalengka pada Senin (31/8/2026) dan diikuti oleh siswa-siswi kelas XI.2.

Inovasi pembelajaran ini digagas oleh Guru Mata Pelajaran Fisika MAN 1 Majalengka, Wida Yuliantini, S.Pd., sebagai langkah solutif mengubah persepsi peserta didik yang kerap menganggap Fisika sebagai mata pelajaran yang rumit dan membosankan. Melalui skema deep learning (pembelajaran mendalam), peserta didik diajak mengamati secara langsung lintasan kayu gatrik yang melambung di udara, lalu menghubungkannya dengan teori ilmiah gerak parabola secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan kembali permainan tradisional gatrik. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik bekerja secara berkelompok untuk mempraktikkan permainan gatrik, mengamati lintasan gerakan kayu, serta mengukur berbagai variabel sains, seperti kecepatan awal, sudut elevasi, waktu tempuh, ketinggian maksimum, hingga jangkauan horizontal. Pendekatan kontekstual ini terbukti efektif mengubah persamaan matematis yang rumit menjadi fenomena nyata yang mudah dipahami.

Guru Fisika MAN 1 Majalengka, Wida Yuliantini, S.Pd., menyampaikan bahwa penggunaan permainan tradisional dalam KBM merupakan salah satu upaya menghadirkan sains yang dekat dengan kehidupan siswa sekaligus melestarikan budaya.

“Saya ingin peserta didik memahami bahwa Fisika bukan sekadar kumpulan rumus. Melalui permainan gatrik, mereka dapat melihat secara langsung bahwa konsep gerak parabola sebenarnya hadir dan dapat ditemukan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, ini menjadi media mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda,” ungkap Wida.

Hadiri HAORNAS XLIII, Kakan Kemenag Majalengka: Olahraga Investasi Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta didik. Salah seorang perwakilan siswa kelas XI.2 Ilham mengaku pembelajaran ini memberikan pengalaman belajar yang segar dan tidak menakutkan.

“Biasanya ketika mendengar gerak parabola, yang terbayang langsung rumus-rumus rumit. Namun setelah mencoba langsung lewat permainan gatrik, saya jadi lebih mudah memahami bahwa benda yang dipukul membentuk lintasan parabola secara alami,” tutur Ilham.

Sebagai tindak lanjut, pihak MAN 1 Majalengka terus mendorong para tenaga pendidik untuk menciptakan terobosan metode pembelajaran yang variatif dan menyenangkan, terutama pada jam-jam rawan (siang hari) agar motivasi belajar siswa tetap terjaga.

Kementerian Agama Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi atas kreativitas dan dedikasi para guru madrasah. Melalui kegiatan inovatif ini, diharapkan dapat meningkatkan literasi sains, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Kepala MTsN 3 Majalengka Hadiri Apel Gabungan Kemenag Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *