Rajagaluh (Kemenag) — MAN 2 Majalengka bekerja sama dengan Universitas YPIB Majalengka melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Kenali Sebelum Memakai: Edukasi Keamanan Kosmetik dan Skincare untuk Remaja” pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula MAN 2 Majalengka ini diikuti oleh seluruh murid kelas XI.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya memilih serta menggunakan produk kosmetik dan skincare yang aman, legal, dan sesuai dengan kebutuhan kulit remaja. Edukasi ini menjadi salah satu upaya preventif dalam mencegah penggunaan produk yang tidak memenuhi standar keamanan.
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala MAN 2 Majalengka Bidang Humas, Asep Mulyana, M.A., yang mewakili Kepala MAN 2 Majalengka, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata kepada pihak madrasah sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin.
Dalam sambutannya, Asep Mulyana menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Universitas YPIB Majalengka.
“Kami menyambut baik kegiatan edukatif seperti ini karena sangat relevan dengan kehidupan remaja saat ini. Kami berharap para peserta didik dapat menjadi konsumen yang cerdas dan bijak dalam memilih produk kosmetik dan skincare yang aman serta telah memiliki izin edar. Pengetahuan yang diperoleh hari ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Materi edukasi disampaikan oleh apt. Fitri Zakiah, M.Farm., yang memberikan pemahaman mengenai keamanan kosmetik dan skincare, mulai dari cara mengenali produk yang telah terdaftar secara resmi, memahami kandungan produk, hingga pentingnya menyesuaikan penggunaan skincare dengan kondisi kulit masing-masing.
Dalam paparannya, Fitri Zakiah menekankan pentingnya sikap kritis dalam memilih produk kecantikan yang saat ini banyak dipromosikan melalui media sosial.
“Remaja perlu memahami bahwa tidak semua produk yang sedang tren cocok dan aman untuk digunakan. Sebelum memakai suatu produk, pastikan untuk mengenali kandungan, legalitas, dan manfaatnya. Jadilah konsumen yang cerdas dengan tidak mudah tergiur oleh klaim yang belum terbukti kebenarannya. Kesehatan kulit harus menjadi prioritas utama,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keamanan kosmetik dan skincare, tetapi juga dibekali kemampuan untuk lebih selektif dalam memilih produk yang digunakan.
MAN 2 Majalengka berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Dengan demikian, peserta didik semakin memiliki wawasan yang luas serta mampu menerapkan pola hidup sehat dan bijak dalam penggunaan produk kosmetik dan skincare di era digital.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar