Cirebon (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menghadiri upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 secara serentak nasional oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Kegiatan khidmat tersebut dilaksanakan secara daring melalui sambungan konferensi video jarak jauh, bertempat di Ballroom Hotel Apita, Jalan Juanda, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (21/5/2026).
Secara keseluruhan di tingkat regional, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan untuk wilayah kerja Jawa Barat ini disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si. Beliau didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, H. Muhammad Nur Rochmat Robi Abdul Rohim, beserta jajaran Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat (Pembimas), serta para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
Pelaksanaan pelantikan ini merupakan manifestasi dari pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama formasi tahun 2024 yang dilaksanakan secara kompetitif, transparan, objektif, dan berbasis meritokrasi. Untuk titik lokasi Provinsi Jawa Barat, total aparatur yang diambil sumpah janjinya berjumlah 1.942 orang pegawai. Jumlah tersebut secara terperinci terdiri atas 1.925 orang CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat serta 17 orang CPNS formasi khusus Ibu Kota Nusantara (IKN) yang penempatan pelantikannya ditempatkan di Jawa Barat.

Ditemui seusai upacara pelantikan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Euis Damayanti menyatakan rasa syukur, bangga, sekaligus haru atas peresmian status kepegawaian para aparatur muda tersebut. Pada formasi kali ini, Kabupaten Majalengka mendapatkan kekuatan baru yang signifikan guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan keagamaan dan birokrasi pemerintahan.
“Alhamdulillah, hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah dan penuh berkah. Saya selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang baru saja resmi dilantik menjadi PNS seutuhnya. Khusus untuk formasi penempatan di Kabupaten Majalengka, kita menerima sebanyak 65 orang PNS baru, ditambah dengan 1 orang PNS formasi khusus Ibu Kota Nusantara (IKN) yang pelantikannya dititipkan bersama di titik lokasi Jawa Barat ini,” ujar Euis penuh takzim.
Euis menegaskan bahwa penambahan talenta baru ini harus berbanding lurus dengan akselerasi kinerja birokrasi di lingkungan Kemenag Majalengka. Dirinya menitipkan pesan mendalam serta harapan besar agar seluruh PNS yang baru mengucapkan sumpah jabatan dapat langsung beradaptasi dengan ritme kerja instansi yang menuntut integritas di atas rata-rata.
“Pesan mendalam saya kepada 66 orang pegawai baru ini, tolong camkan, pahami, dan laksanakan secara totalitas arahan yang disampaikan oleh Bapak Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. dan Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. Sebagai abdi negara di Kementerian Agama, Saudara-saudari memikul beban moral yang besar karena kata ‘Agama’ yang melekat pada instansi kita. Maka dari itu, implementasikan prinsip ‘ISTIQAMAH’ dalam bertindak dan melayani umat,” tegasnya.

Secara teoretis dan aplikatif, Euis menjabarkan bahwa akronim “ISTIQAMAH” yang diinstruksikan oleh Menteri Agama mencakup nilai-nilai luhur birokrasi keagamaan, yakni:
- Ikhlas (I): Menargetkan kualitas Mukhlash, yakni keikhlasan tertinggi yang berorientasi pada kemanfaatan umat tanpa mengharapkan pujian publik.
- Sabar (S): Menuju tingkat Mushabir atau Ash-Shabur, yang pantang menyerah dan tidak mudah kecewa dalam menghadapi dinamika pelayanan publik.
- Tawaduk (T): Menempatkan diri dengan rendah hati, tidak arogan, dan senantiasa menghormati masyarakat serta regulasi.
- Ihsan (I), Qanaah (Q), dan Amanah (A): Menampilkan performa terbaik, merasa cukup dengan hak yang sah, serta menjaga penuh kepercayaan negara demi terciptanya keamanan birokrasi yang selaras dengan keimanan.
- Makruf (M), Akhlak (A), dan Hikmah (H): Menegakkan kebaikan, menjaga nama baik institusi di mana pun berada, serta mengambil keputusan bijaksana berdasarkan keselarasan akal rasional dan batiniah.
Selain prinsip tersebut, Kepala Kemenag Majalengka juga mengingatkan para PNS baru untuk mengadopsi falsafah budaya kerja 4K yang dicanangkan oleh Kepala BKN RI, yaitu mengejar Kecepatan dalam merespons kebutuhan publik, memberikan Kemudahan pelayanan tanpa mempersulit urusan administratif, berorientasi pada Kemanfaatan kebijakan bagi kemaslahatan masyarakat luas, sehingga bermuara pada capaian Kebahagiaan bersama.
“Saya berharap, 65 PNS penempatan Kabupaten Majalengka serta 1 PNS penempatan IKN ini mampu menjadi agen perubahan (agent of change), menjadi duta moderasi beragama, dan penggerak transformasi digital. Segera lakukan cipta kondisi, bangun chemistry dan kolaborasi yang solid di unit kerja atau KUA tempat Saudara bertugas. Tunjukkan performa (performance) kerja yang prima hari ini, dan siapkan proyeksi masa depan Saudara dengan terus belajar. Ingat, tepat waktu itu adalah standar minimal, maka datang dan bekerjalah sebelum waktunya untuk melayani umat dengan hati,” pungkas Euis.

Acara pelantikan daring serentak nasional ini berjalan dengan sangat khidmat dan lancar, ditutup dengan pemberian ucapan selamat serta sesi dokumentasi bersama jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar