Talaga (Kemenag) — MAN 1 Majalengka memulai proses registrasi wajah bagi seluruh peserta didik baru kelas X sebagai tahap awal penerapan Sistem Absensi Wajah (Face Recognition), Selasa (21/7/2026). Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pelayanan, kedisiplinan, dan transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Kegiatan registrasi dilaksanakan di area mesin absensi digital dan dipandu langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., bersama Staf Kesiswaan Bidang Kehadiran, Disiplin, dan Tata Tertib, Ifa Rahmatullah, S.Sn. Sebanyak 468 peserta didik baru kelas X mengikuti proses perekaman wajah secara bergiliran dengan tertib dan antusias.
Pada proses tersebut, wajah setiap peserta didik direkam ke dalam sistem sebagai identitas digital yang selanjutnya digunakan untuk absensi harian. Melalui penerapan teknologi face recognition, madrasah berharap sistem kehadiran menjadi lebih cepat, akurat, aman, dan transparan, sekaligus meminimalkan potensi kecurangan dalam pencatatan kehadiran.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., menjelaskan bahwa penerapan absensi wajah merupakan salah satu langkah nyata transformasi digital yang terus dikembangkan MAN 1 Majalengka guna membangun budaya disiplin sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh warga madrasah.
“Kami berharap seluruh peserta didik dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. Kehadiran merupakan salah satu indikator kedisiplinan yang akan membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab dan berintegritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, registrasi wajah akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh peserta didik MAN 1 Majalengka terdaftar dalam sistem. Setelah seluruh proses pendaftaran selesai, absensi harian akan sepenuhnya menggunakan mesin Face Recognition sebagai media utama pencatatan kehadiran.
Penerapan sistem ini diharapkan tidak hanya mendukung efektivitas administrasi kehadiran, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola madrasah yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. Inovasi tersebut sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang tertib serta membangun karakter peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab.
Melalui implementasi teknologi digital ini, MAN 1 Majalengka semakin menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan tetap mengedepankan nilai-nilai pendidikan sesuai visi madrasah, yakni “Islami, Cerdas, dan Berkarakter.” Diharapkan, inovasi tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan serta mendukung terwujudnya pelayanan Kementerian Agama yang semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
kontributor: Wawan Abdul Gani, S.Pd.I, M.Ag


Komentar