Berita Daerah
Beranda » Berita » Guru MTsN 7 Majalengka Kembangkan Budidaya Lebah Madu, Wujudkan Semangat Kemandirian dan Jiwa Wirausaha

Guru MTsN 7 Majalengka Kembangkan Budidaya Lebah Madu, Wujudkan Semangat Kemandirian dan Jiwa Wirausaha

Jatitujuh (KEMENAG) – Di tengah kesibukannya sebagai pendidik, Guru Matematika MTsN 7 Majalengka, Tatang Suryana, S.Pd., menunjukkan bahwa semangat berkarya tidak berhenti di ruang kelas. Guru yang berdomisili di Desa Tejamulya, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka tersebut berhasil mengembangkan usaha budidaya lebah madu sebagai salah satu bentuk kemandirian ekonomi sekaligus upaya mendukung pelestarian lingkungan.

Rabu (5/8/2026), aktivitas budidaya lebah madu yang dikelola Tatang Suryana menarik perhatian karena mampu menjadi inspirasi bagi rekan sejawat maupun masyarakat. Selain menjalankan tugas sebagai pendidik di MTsN 7 Majalengka, ia juga memanfaatkan waktu luang untuk merawat koloni lebah madu dengan menerapkan teknik budidaya yang baik sehingga menghasilkan madu berkualitas.

Menurut Tatang, usaha ternak lebah madu berawal dari ketertarikannya terhadap dunia peternakan yang ramah lingkungan dan memiliki manfaat ekonomi. Ia meyakini bahwa seorang guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di sekolah, tetapi juga dapat menjadi teladan dalam membangun semangat berwirausaha yang produktif.

“Budidaya lebah madu saya jalankan karena memiliki banyak manfaat, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Lebah berperan penting dalam membantu proses penyerbukan tanaman, sementara hasil madunya memiliki nilai jual yang baik. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bahwa guru juga dapat terus berkarya, berinovasi, dan memanfaatkan potensi yang ada tanpa mengurangi tanggung jawab sebagai pendidik,” ujar Tatang Suryana, S.Pd.

Ia menambahkan bahwa ketekunan, kesabaran, dan kemauan untuk terus belajar menjadi kunci dalam mengembangkan usaha budidaya lebah madu. Baginya, setiap tantangan merupakan bagian dari proses untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Waka Kurikulum dan Tata Usaha MAN 2 Majalengka Matangkan Persiapan Sidik Jari Ijazah

Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi atas dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh Tatang Suryana. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan karakter guru yang inovatif, produktif, dan mampu menjadi teladan dalam membangun kemandirian.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bapak Tatang Suryana dalam mengembangkan budidaya lebah madu. Aktivitas ini membuktikan bahwa guru tidak hanya berperan dalam mencerdaskan peserta didik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan memberikan contoh nyata tentang pentingnya kerja keras, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan. Semoga kiprah beliau dapat menginspirasi warga madrasah dan masyarakat luas untuk terus berkarya sesuai potensi yang dimiliki,” ungkap Dedi Priatna, S.Pd., M.Si.

Budidaya lebah madu yang dikelola Tatang Suryana menjadi bukti bahwa profesi guru dapat berjalan beriringan dengan aktivitas produktif lainnya. Selain memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga, kegiatan tersebut juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peran lebah dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Semangat berkarya yang ditunjukkan Guru MTsN 7 Majalengka ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi bagi peserta didik untuk tidak berhenti belajar, berinovasi, dan berani mengembangkan potensi diri. Madrasah pun terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter mandiri, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kontributor: Suratman

Latihan Rutin Tamu Ambalan MAN 2 Majalengka Bekali Calon Penegak Hadapi PECAPA 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *