Berita Kemenag
Beranda » Berita » Gelorakan Semangat ‘Kindness’ dan Keikhlasan, Kemenag Majalengka Bersiap Gelar Ibadah Kurban

Gelorakan Semangat ‘Kindness’ dan Keikhlasan, Kemenag Majalengka Bersiap Gelar Ibadah Kurban

Majalengka (KEMENAG)– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka kembali menggelar kegiatan Apel Pagi Senin di Halaman Kantor Kemenag Majalengka pada Senin (25/5/2026). Kegiatan rutin ini menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme, kedisiplinan, serta refleksi spiritual aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerja institusi tersebut.

Apel pagi ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I. Turut hadir jajaran Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat Wakaf, Kasi Pelayanan Bina Haji dan Umrah, H. Edin Hasanuddin, S.Kom., Kepala KUA Majalengka H. Ucu Sodikin Nurjaman, S.Ag. serta para Pengawas Madrasah, Pengawas PAI, Pejabat Fungsional Tertentu (JFT), dan Pejabat Fungsional Umum (JFU).

Bertindak sebagai Pembina Apel, Kasubag TU Kemenag Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., mengawali arahannya dengan mengajak seluruh jajaran untuk bersyukur atas turunnya hujan deras di wilayah Majalengka sehari sebelumnya. Di tengah prediksi para ahli mengenai potensi kemarau panjang, turunnya hujan menjadi berkah luar biasa yang harus disyukuri oleh masyarakat di negara beriklim tropis.

Dalam amanatnya, Heru mengulas konsep perubahan perilaku yang diadaptasi dari buku populer Atomic Habits karya James Clear. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif (habit) yang dimulai secara gradual dari hal-hal kecil, seperti ketelitian dalam menelaah konsep surat dan naskah dinas sebelum diajukan ke pimpinan agar proses birokrasi berjalan lebih efektif dan minim kekeliruan.

Lebih lanjut, Kasubag TU mengajak para pegawai untuk bergeser dari teori kedisiplinan reward and punishment menuju pendekatan teori kindness (kebajikan) yang berbasis pada keikhlasan.

Sasar Kesiapan Catin, KUA Ligung Gelar Bimwin untuk Cetak Keluarga Matang dan Sehat

“Kita coba ubah perilaku dari reward and punishment menjadi teori kindness, di mana segala sesuatu dilakukan dengan ikhlas karena Tuhan Yang Maha Kuasa. Ketika kita mengukir prestasi, kita tidak lagi menuntut atau berharap penghargaan, dan tidak pula terjebak dalam kesombongan egoistik. Ini sangat selaras dengan moto institusi kita, yaitu Ikhlas Beramal,” ujar Heru.

Ia juga mengingatkan bahwa kedisiplinan dasar—seperti datang tepat waktu dan bekerja optimal—merupakan kewajiban mutlak yang sudah dibayarkan lunas oleh negara melalui gaji dan tunjangan kinerja (tukin), terlebih dengan adanya pencairan gaji dan tukin ke-13 pada bulan Juni mendatang. Oleh karena itu, pelayanan publik yang prima harus diniatkan sebagai wujud pengabdian, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.

Menutup arahannya, Pembina Apel memaparkan kesiapan pelaksanaan ibadah kurban yang dikoordinasikan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kemenag Majalengka pada Kamis mendatang. Seluruh panitia diinstruksikan untuk hadir tepat waktu pada pukul 07.00 WIB demi kelancaran proses penyembelihan, sementara para karyawan-karyawati dipersilakan hadir pada pukul 14.00 WIB untuk pengambilan hak penyerahan daging kurban. Semangat berkurban ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh ASN Kemenag Majalengka untuk terus meningkatkan dedikasi dan sinergi dalam bekerja.

Kontributor : Endang Mu’min

Ikhtiar Kokohkan Pondasi Keluarga, KUA Kertajati Gelar Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *