Talaga (Kemenag) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka. Dua siswa terbaiknya, Galang Hilmi Huga dari kelas XII.1 dan Mochammad Rezza Febryan dari kelas XI.3, dipercaya mewakili Kabupaten Majalengka pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di SMAN 1 Majalengka, Senin (27/7/2026). Keberhasilan keduanya melaju ke tingkat provinsi menjadi bukti kualitas pembinaan akademik yang terus dikembangkan madrasah.
Keikutsertaan Galang dan Rezza merupakan hasil dari perjuangan panjang setelah berhasil melewati seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten. Pada kompetisi tingkat provinsi ini, Galang mengikuti bidang Matematika dengan pendampingan Ida Maryam Nurlailiyah, S.Pd., sementara Rezza berlaga pada bidang Informatika di bawah bimbingan Edwin Erdiyana, S.Kom. Kehadiran para guru pembimbing menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan akademik maupun motivasi selama pelaksanaan kompetisi.
Sebelum mengikuti ajang OSN tingkat provinsi, pihak madrasah telah menyiapkan berbagai program pembinaan secara intensif. Para peserta mendapatkan pendalaman materi sesuai bidang lomba, latihan soal berstandar olimpiade, penguatan strategi pemecahan masalah, hingga pembinaan mental agar mampu menghadapi kompetisi dengan percaya diri dan penuh optimisme. Upaya tersebut menjadi wujud komitmen MAN 1 Majalengka dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong lahirnya peserta didik berprestasi dan berdaya saing.
Pelaksana Tugas Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., menegaskan bahwa partisipasi siswa dalam Olimpiade Sains Nasional tidak hanya berorientasi pada perolehan medali atau penghargaan. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, pengembangan potensi akademik, serta upaya menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan madrasah.
“Keikutsertaan siswa pada OSN Tingkat Provinsi bukan sekadar mengejar piala atau hasil akhir semata. Perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik, menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, serta melatih keberanian untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi hingga mampu melangkah ke tingkat nasional,” ujarnya.
Optimisme juga disampaikan oleh tim pendamping madrasah yang berharap perjuangan kedua siswa dapat membuahkan hasil terbaik.
“Selangkah telah dilalui, perjuangan belum selesai. Semoga ikhtiar, kerja keras, dan doa mengantarkan Galang dan Rezza menuju prestasi terbaik serta mengharumkan nama MAN 1 Majalengka dan Kabupaten Majalengka di tingkat nasional,” ungkap pihak pendamping.
Keikutsertaan peserta didik dalam ajang Olimpiade Sains Nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa madrasah untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan semangat belajar, dan berani berkompetisi secara sehat. Selain menjadi wahana mencetak generasi unggul di bidang akademik, capaian ini juga memperkuat komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang bermutu, berdaya saing, dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan sinergi antara madrasah, guru, serta orang tua, diharapkan semakin banyak peserta didik madrasah yang mampu mengukir prestasi di berbagai tingkat kompetisi. Keberhasilan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi.


Komentar