Leuwimunding (KEMENAG) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menggelar Sosialisasi Program Aksi Shodaqoh Infak Karyawan (ASIK) di Ruang Guru MTsN 1 Majalengka, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan zakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sosialisasi diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 1 Majalengka. Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si.
Dalam pemaparannya, Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah oleh Baznas berpedoman pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Selain itu, pelaksanaan penghimpunan ZIS bagi ASN di Kabupaten Majalengka juga mengacu pada Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025.
“Tugas Baznas meliputi penghimpunan, pencatatan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat, infak, serta sedekah. Melalui regulasi yang ada, ASN dianjurkan menyalurkan zakat profesinya melalui Baznas agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa potensi penghimpunan zakat di Kabupaten Majalengka masih sangat besar. Dari target penghimpunan sebesar Rp177 miliar, realisasi yang telah terkumpul hingga saat ini masih sekitar Rp12 miliar, yang sebagian besar berasal dari ASN Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Ridwan menjelaskan mekanisme Program ASIK yang bersifat sukarela dan tidak menetapkan nominal tertentu. Dana yang dihimpun dicatat secara transparan di satuan kerja, kemudian disetorkan ke Baznas. Selanjutnya, dana tersebut dapat dimanfaatkan kembali sesuai ketentuan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional maupun pengembangan program di madrasah.
Kepala MTsN 1 Majalengka, Suratno, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada seluruh ASN mengenai pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan akuntabel.
Ia berharap seluruh ASN di lingkungan MTsN 1 Majalengka dapat berpartisipasi aktif dalam Program ASIK serta menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman ASN terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat dan partisipasi dalam Program ASIK terus bertambah. Sinergi antara Baznas dan madrasah diharapkan mampu memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama di Kabupaten Majalengka.
Kontributor: Pipit Laila Fitri


Komentar