Berita Daerah

Bangun Karakter dan Kemandirian Siswa, MTsN 13 Majalengka Gelar Latihan Rutin Tekpram

Weragati (KEMENAG) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka kembali membina kedisiplinan dan keterampilan para siswanya melalui latihan rutin Kepramukaan yang berfokus pada pendalaman materi Teknik Kepramukaan (Tekpram). Seluruh siswa mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh semangat di Lapangan Serbaguna MTsN 13 Majalengka pada Jumat (07/08/2026).

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Rangkaian latihan diawali dengan upacara pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan penyampaian materi tekpram di lapangan. Di tengah padatnya aktivitas fisik dan ketangkasan, seluruh peserta dan pembina tetap mengutamakan nilai-nilai spiritual dengan melaksanakannya sholat Ashar berjamaah, sebelum akhirnya ditutup dengan upacara penutupan.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara langsung dari para pembina pramuka madrasah. Kelompok putra didampingi oleh Pembina Putra, H. Obay Bashori, S.Ag., M.Pd.I., bersama Asep Ahchmad Nashruddin, S.Sos. Sementara itu, kelompok putri didampingi oleh Pembina Putri, Nining Sunengsih, S.Pd.I., dan Maylani Rahmawati, S.Pd.

Dalam arahannya, Pembina Putra MTsN 13 Majalengka, H. Obay Bashori, menegaskan bahwa penguasaan Tekpram merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan kemandirian peserta didik di lingkungan madrasah.

“Latihan Tekpram ini bukan sekadar mengasah kemampuan teknis lapangan seperti tali-temali, pioneering, semaphore, sandi, dan kompas. Lebih dari itu, ini adalah sarana untuk menempa karakter murid agar menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” ujar Obay penuh kehangatan.

Hadiri HAORNAS XLIII, Kakan Kemenag Majalengka: Olahraga Investasi Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan ini, pihak madrasah merencanakan proses evaluasi berkala. Evaluasi tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan keterampilan serta tingkat kedisiplinan para siswa, sehingga materi yang dipelajari tidak berhenti sebagai teori, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Melalui pembiasaan positif ini, kegiatan latihan kepramukaan diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam mencetak generasi muda Islam yang terampil, berkarakter, dan percaya diri, sekaligus mendukung komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan layanan edukasi berbasis madrasah.

Kontributor : Obay Bashori

editor: D.Win

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Kepala MTsN 3 Majalengka Hadiri Apel Gabungan Kemenag Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *