Majalengka (KEMENAG) – Menjelang peringatan Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban yang bertempat di Ruang Rapat Pimpinan pada Senin, 11 Mei 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan, mulai dari distribusi hingga aspek teknis penyembelihan, berjalan secara profesional dan sesuai syariat.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim.. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid agar pelaksanaan kurban tahun ini memberikan pelayanan terbaik bagi para mudhohi (pekurban) maupun penerima manfaat. Turut mendampingi, Kasubag TU Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Kurban, beserta seluruh jajaran panitia terkait.
Berdasarkan hasil diskusi, panitia menyepakati bahwa penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2026 atau bertepatan dengan hari tasyrik pertama. Keputusan ini diambil guna memberikan keleluasaan bagi para pegawai untuk merayakan hari raya bersama keluarga pada hari Rabu, sekaligus menghindari keterbatasan waktu di hari Jumat.
“Kita pilih hari Kamis agar proses pemotongan hingga distribusi bisa dilakukan lebih maksimal dan tidak terburu-buru oleh waktu salat Jumat,” ungkap hasil kesepakatan rapat tersebut.
Untuk menjaga kualitas hewan, panitia mengatur skema kedatangan dan distribusi secara sistematis:
• H-2 (Selasa): Distribusi hewan kurban (domba) untuk luar lingkungan Kemenag akan mulai dilaksanakan guna meminimalisir beban pemeliharaan di kantor.
• Hari H (Kamis): Kedatangan hewan internal (sapi dan domba) dijadwalkan langsung pada pagi hari sebelum penyembelihan untuk menjamin keamanan.
Selain itu, Kemenag Majalengka kembali bekerja sama dengan tim Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah tersertifikasi. Keterlibatan tenaga ahli ini bertujuan untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan kehalalan yang ketat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini panitia berinovasi dalam hal pengemasan dengan menggunakan wadah thinwall berstiker khusus. Penggunaan kemasan ini dipilih agar distribusi daging kurban tampak lebih rapi, higienis, dan representatif.
Adapun target distribusi mencakup sekitar 100 paket untuk masyarakat sekitar kantor, 80 paket bagi pegawai, serta distribusi khusus bagi tokoh masyarakat dan pimpinan daerah. Melalui persiapan yang matang ini, Kemenag Majalengka berharap ibadah kurban tahun 1447 H ini dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar