Humas Kemenag Majalengka – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Majalengka mendapatkan kunjungan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan Monev ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., yang didampingi oleh H. Aip Syarif Hidayatullah, S.Pd.I., M.Pd. Staf JFU dari Seksi Pendidikan Madrasah. Acara dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Majalengka.
Dalam sambutannya, H. Heru Hoerudin, memberikan penguatan kepegawaian kepada para guru dan tenaga kependidikan. Ia menekankan pentingnya peningkatan integritas, kompetensi, dan peran guru sebagai teladan bagi peserta didik.
Heru menyoroti tugas berat guru dalam rangka mendidik anak, terutama mendisiplinkan peserta didik, yang kadang bertentangan dengan realitas sosial.
“Terkadang menjadi dilema bagi guru di lembaga pendidikan. Satu sisi harus mampu mendisiplinkan peserta didik, di sisi lain dibenturkan dengan hak asasi dan perlindungan anak, dimana banyak aduan masyarakat terkait anaknya yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan di lembaga pendidikan. Oleh karena itu, guru dituntut untuk humanis dalam menegakkan disiplin peserta dengan penuh integritas,” ujar Heru.
Ia melanjutkan, “Guru harus menjadi contoh nyata bagi siswa, baik dalam ucapan, perilaku, maupun sikap sehari-hari. Keteladanan adalah kunci dalam membentuk karakter peserta didik.”
Menyikapi isu global, Heru mengajak seluruh guru untuk menanamkan nilai-nilai cinta dan kemanusiaan melalui “Kurikulum Cinta”.
“Kaitan dengan Kurikulum Cinta adalah jawaban dari realitas sosial di dunia bahwa humanity is the one, bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi tujuan utama di tengah-tengah maraknya nilai-nilai kemanusiaan yang tercabik-cabik,” tegasnya.
“Di tengah gejolak global, kita perlu menanamkan kurikulum cinta yang mengajarkan kasih sayang, empati, dan kepedulian agar siswa tumbuh menjadi generasi yang berakhlak dan berperikemanusiaan,” tutur Kasubbag TU Kemenag Majalengka ini.
Lebih lanjut, Heru menyinggung isu strategis lembaga pendidikan terkait peningkatan kompetensi guru yang berimplikasi pada kesejahteraan guru.
“Layanan dan komitmen pembayaran serta pemenuhan hak guru harus diimbangi dengan layanan guru terhadap seluruh peserta didik,” pesannya.
Ia juga memastikan bahwa dari aspek kepegawaian, seluruh guru harus bisa memperoleh hak dalam hal kenaikan pangkat dan golongan.
Di akhir arahannya, Heru juga mengingatkan pentingnya ekoteologi di Madrasah sebagai komitmen keimanan kita sebagai ummat Islam, yaitu kesadaran spiritual dalam menjaga lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa setiap pegawai Kementerian Agama harus menjadi pribadi yang kuat dan berintegritas.
“Makna kuat itu luas, bukan hanya fisik, tapi juga kuat dalam moral, tanggung jawab, dan kasih sayang terhadap peserta didik,” tambahnya.
Setelah memberikan bimbingan dan penguatan kepada para guru, Heru melanjutkan kegiatan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang sedang berlangsung di MAN 2 Majalengka.
Kegiatan monitoring berjalan lancar dan tertib. Heru turut meninjau langsung pelaksanaan ujian di beberapa ruang tes dan memberikan apresiasi atas kesiapan panitia serta kedisiplinan peserta.
Melalui kegiatan Monev ini, diharapkan para guru dan pegawai MAN 2 Majalengka semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap profesi serta peserta didik.



Komentar