Berita Kemenag

Buka LT I dan Pelantikan Penggalang MTs PUI Cikijing, Kasi Penmad: Perkemahan adalah laboratorium karakter

Kuningan (Kemenag) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Lomba Tingkat I (LT I) dan pelantikan kenaikan tingkat Penggalang Rakit dan Terap MTs PUI Cikijing di Bumi Perkemahan Sakerta Barat, Kuningan, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja Dewan Kerja Penggalang (DKP) MTs PUI Cikijing Gugus Depan 04.065–04.066.

Kegiatan pramuka tersebut tidak sekadar diisi dengan perlombaan dan aktivitas perkemahan. LT I menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar menghadapi situasi secara langsung, bekerja dalam kelompok, mengikuti aturan, sekaligus mengembangkan keterampilan kepramukaan. Sementara, pelantikan kenaikan tingkat menjadi penanda atas proses pembinaan yang telah mereka jalani.

Di hadapan para peserta, Ade Firmansyah mengajak anggota pramuka memandang perkemahan sebagai bagian dari proses pendidikan karakter. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama berada di alam terbuka dapat menjadi bekal penting dalam membentuk sikap dan kepribadian peserta didik.

“Perkemahan bukan sekadar kegiatan tidur di tenda atau lomba. Perkemahan adalah laboratorium karakter. Di sinilah kemandirian, kedisiplinan, kebersamaan, dan kepemimpinan Anda diasah,” ujar Ade Firmansyah dalam sambutannya.

Ade Firmansyah menjelaskan, kegiatan kepramukaan memiliki ruang yang luas untuk melatih peserta didik agar mampu mengambil tanggung jawab, berkomunikasi dengan anggota kelompok, serta menyelesaikan tantangan secara bersama-sama. Nilai-nilai tersebut menjadi penting karena pendidikan peserta didik tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas.

Berantas Buta Huruf Arab, Siswa Khusus MTsN 12 Majalengka Tunjukkan Progres Luar Biasa Lewat Iqra

Dukungan terhadap kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah terus diberikan oleh Kementerian Agama melalui Seksi Pendidikan Madrasah. Pramuka madrasah diharapkan tumbuh sebagai wadah pembinaan yang mampu menguatkan karakter peserta didik dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

“Kementerian Agama melalui Seksi Pendidikan Madrasah sangat mendukung kegiatan kepramukaan. Pramuka madrasah harus berkarakter kuat, moderat, cerdas, dan berakhlak mulia,” katanya.

Pesan tersebut kemudian diarahkan pada pengalaman yang perlu dibawa peserta selama mengikuti LT I. Ade Firmansyah meminta seluruh peserta menjadikan kegiatan sebagai kesempatan untuk melatih kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan, sekaligus membangun kebersamaan serta solidaritas dalam kelompok.

Menurutnya, keterampilan kepramukaan juga perlu dikembangkan dengan cara yang sportif dan kreatif. Peserta tidak hanya dituntut mampu menyelesaikan tugas, tetapi juga belajar menghargai proses, bekerja sama, dan menjaga sikap selama berkompetisi.

Menutup sambutannya, Ade mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh tanpa kehilangan suasana kebersamaan. Ia juga meminta peserta menjaga kesehatan, mematuhi setiap instruksi pembina, serta menjaga kebersihan lingkungan selama berada di lokasi perkemahan.

Wakamad Kurikulum Verifikasi Perangkat Pembelajaran Berbasis Cinta Guru MTsN 13 Majalengka

“Serius dalam mengikuti kegiatan, tetapi tetap santai dan nikmati prosesnya. Jaga kesehatan, patuhi instruksi pembina, dan yang tidak kalah penting, pastikan lingkungan perkemahan tetap bersih,” pesannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *