Berita Daerah MAN

Khutbah Jumat di MAN 3 Majalengka Dorong Warga Madrasah Gemar Menolong

Jatiwangi (KEMENAG) — Pesan untuk saling membantu dan meringankan beban sesama menjadi inti khutbah Jumat di Masjid Al-Azfar MAN 3 Majalengka, Jumat (4/9/2026). Melalui khutbah tersebut, warga madrasah diajak membangun kepedulian dan membiasakan diri menghadirkan manfaat bagi orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Shalat Jumat diikuti oleh warga MAN 3 Majalengka yang terdiri atas guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan di lingkungan madrasah.

Bertindak sebagai khatib, Firman Saefatullah, M.Pd., menyampaikan bahwa sikap saling menolong merupakan salah satu nilai penting dalam ajaran Islam. Menurutnya, kepedulian kepada sesama tidak selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan sederhana yang mampu meringankan kesulitan orang lain.

Dalam khutbahnya, Firman mengingatkan jamaah mengenai keutamaan membantu orang yang sedang mengalami kesulitan. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah RA.

“Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan, niscaya Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat.”

Sukseskan Pendataan TKA, Kemenag Majalengka Gelar Sosialisasi

Pesan tersebut, lanjut Firman, relevan diterapkan dalam kehidupan warga madrasah. Siswa dapat memulainya dengan membantu teman yang mengalami kesulitan dalam belajar, sementara guru dan tenaga kependidikan dapat membangun lingkungan kerja yang saling mendukung dan peduli.

Menurutnya, budaya saling menolong juga perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana. Memberikan pertolongan kepada teman, berbagi pengetahuan, membantu orang yang membutuhkan, hingga memberikan kemudahan dalam urusan orang lain merupakan bentuk nyata kepedulian yang dapat dilakukan setiap hari.

“Jangan menunggu mampu melakukan sesuatu yang besar. Kebaikan bisa dimulai dari hal-hal kecil yang membuat orang lain merasa terbantu,” pesannya dalam khutbah.

Khutbah tersebut menjadi bagian dari upaya MAN 3 Majalengka memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan madrasah. Nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan keagamaan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari.

Bagi peserta didik, pembiasaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekaligus membangun hubungan yang harmonis antarsesama warga madrasah. Sementara bagi pendidik dan tenaga kependidikan, semangat saling membantu dapat memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan memberikan layanan pendidikan.

H-1 Perkemahan, Pembina Pramuka MTsN 11 Majalengka Berikan Pengarahan kepada Seluruh Peserta

Kegiatan Shalat Jumat kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh jamaah memanjatkan doa agar keluarga besar MAN 3 Majalengka senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalankan aktivitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, MAN 3 Majalengka berkomitmen menjadikan madrasah sebagai ruang pendidikan yang tidak hanya menguatkan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat memberikan manfaat bagi sesama.

Dengan demikian, nilai-nilai yang disampaikan dalam khutbah diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan warga madrasah serta mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kualitas layanan Kementerian Agama.

Kontributor : Firman Saefatullah

Pastikan Persiapan Matang, Panitia Perkemahan MTsN 11 Majalengka Kembali Survei Lokasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *