Berita Daerah

Evaluasi Porseni MTs Jabar, Kepala MTsN 7 Majalengka Dorong Perbaikan dan Prestasi Berkelanjutan

Jatitujuh (KEMENAG) — Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menghadiri rapat evaluasi sekaligus pembubaran Kontingen Kabupaten Majalengka pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MTs Tingkat Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat MTsN 14 Majalengka, Selasa (15/9/2026).

Rapat evaluasi tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh unsur Kontingen Majalengka untuk meninjau kembali pelaksanaan Porseni, mulai dari hasil kejuaraan, koordinasi, pelayanan peserta, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan selama mengikuti ajang tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Kontingen Majalengka, Dr. Amin Ridwan, M.Pd.I. Selanjutnya, peserta rapat menerima penyampaian laporan hasil kejuaraan serta laporan keuangan kontingen yang disampaikan oleh Bendahara, Dra. Hj. Ihat Muslihat, M.Pd.L.

Penyampaian laporan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan kontingen dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Selain sebagai bentuk akuntabilitas, evaluasi juga diarahkan untuk memetakan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi kendala dan kekurangan yang masih ditemukan selama pelaksanaan Porseni.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan catatan menjadi bahan evaluasi bersama. Hal tersebut mencakup aspek persiapan peserta, koordinasi antarpihak, pelayanan kontingen, pendampingan atlet dan peserta seni, hingga efektivitas pelaksanaan kegiatan.

Sukseskan Pendataan TKA, Kemenag Majalengka Gelar Sosialisasi

Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa evaluasi merupakan tahapan penting untuk memastikan setiap pengalaman dari pelaksanaan Porseni dapat menjadi pembelajaran bagi kegiatan berikutnya.

“Evaluasi ini sangat baik untuk memperbaiki celah-celah kekurangan dalam penyelenggaraan, sehingga ke depan kegiatan dapat dilaksanakan dengan lebih baik. Setiap catatan dan masukan yang disampaikan harus menjadi bahan perbaikan agar persiapan dan pelaksanaan kegiatan berikutnya semakin optimal,” ujar Dedi Priatna.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kontingen tidak hanya ditentukan oleh hasil kejuaraan, tetapi juga oleh proses persiapan, kekompakan, koordinasi, kedisiplinan, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat.

Ia berharap evaluasi yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai laporan administratif semata, tetapi dapat menghasilkan langkah perbaikan yang nyata. Dengan demikian, kontingen Kabupaten Majalengka dapat mempersiapkan diri secara lebih matang untuk menghadapi berbagai kompetisi olahraga dan seni pada masa mendatang.

Rapat evaluasi sekaligus pembubaran kontingen tersebut menandai berakhirnya tugas Kontingen Majalengka dalam mengikuti Porseni MTs Tingkat Jawa Barat. Namun, semangat untuk meningkatkan prestasi madrasah di bidang olahraga dan seni diharapkan terus berlanjut.

H-1 Perkemahan, Pembina Pramuka MTsN 11 Majalengka Berikan Pengarahan kepada Seluruh Peserta

Melalui evaluasi yang terbuka dan konstruktif, seluruh pihak diharapkan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman pelaksanaan Porseni sekaligus memperkuat sinergi antarmadrasah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik dan membawa nama baik Kabupaten Majalengka pada berbagai ajang di tingkat yang lebih tinggi.

Kontributor: Suratman dan Dedi Priatna

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *