Talaga (KEMENAG) — Guna menumbuhkan tradisi meneliti serta mengasah kemampuan berpikir kritis peserta didik sejak dini, MAN 1 Majalengka menggembleng siswanya dalam ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (OMI) Riset 2026. Pendampingan marathon tersebut dipusatkan di Laboratorium Komputer dan Lobi Asrama MAN 1 Majalengka, Rabu (2/9/2026).
Rangkaian bimbingan intensif telah berlangsung sejak 24 Agustus hingga 2 September 2026 dengan melibatkan tiga siswa kelas X-1, yakni Alifa Magfirani Syakina, Radif Arrahman, dan Lutfhi Alfian. Dalam prosesnya, para siswa dibimbing secara terstruktur mulai dari penentuan judul, perumusan latar belakang dan masalah, penyusunan kajian teori, hingga penerapan teknik sitasi standar American Psychological Association (APA). Selain substansi riset, pendampingan dilanjutkan dengan penyiapan akun dan pengunggahan berkas administrasi pada portal resmi kompetisi di laboratorium komputer.

Penyelenggaraan pendampingan riset ini dirancang untuk membekali para peserta didik dengan metodologi ilmiah yang sahih serta pemahaman tata kelola kompetisi berbasis digital. Melalui ruang diskusi yang fleksibel namun tetap fokus, para siswa dilatih untuk bersikap analitis, teliti, serta disiplin dalam menyelesaikan setiap tahapan penyusunan karya ilmiah.
Pembimbing OMI Riset MAN 1 Majalengka, Idah Paridah, S.Si., mengapresiasi antusiasme dan komitmen yang ditunjukkan anak-anak didiknya selama masa bimbingan.
“Pendampingan ini kita lakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada bobot substansi naskah proposal, tetapi juga hingga kesiapan teknis pendaftaran sistem digitalnya. Saya sangat bangga melihat semangat tinggi anak-anak kelas X-1 ini dalam belajar menyusun karya ilmiah yang terstruktur dari nol,” ujar Idah.

Sementara itu, Radif Arrahman, salah satu siswa peserta OMI Riset, menyampaikan kesan serta pengalamannya selama mengikuti proses bimbingan marathon tersebut.
“Proses bimbingan ini memberikan banyak pengalaman baru bagi kami, terutama dalam memahami tata cara penulisan karya ilmiah yang benar dan standar sitasi APA. Bimbingan dari Ibu Idah membuat kami makin percaya diri dan siap untuk melangkah ke tahap seleksi OMI Riset 2026,” ungkap Radif.
Sebagai tindak lanjut, tim pembimbing riset MAN 1 Majalengka akan memantau perkembangan verifikasi berkas pendaftaran peserta serta mempersiapkan skema latihan presentasi untuk tahapan seleksi berikutnya.
Melalui pendampingan yang sistematis dan menyeluruh ini, diharapkan para siswa tidak hanya siap secara administratif dan teknis untuk melangkah ke tahap kompetisi OMI Riset 2026, tetapi juga mampu mengasah kemampuan berpikir kritis dan metodologis, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembinaan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar