Jatiwangi (KEMENAG) – Persiapan menghadapi kompetisi bola voli terus diperkuat MAN 3 Majalengka. Tim ekstrakurikuler bola voli madrasah menguji kemampuan dan mental bertanding melalui laga persahabatan melawan SMAN 1 Kasokandel di Lapangan Bola Voli MAN 3 Majalengka, Jumat (4/9/2026).
Laga tersebut menjadi bagian dari pembinaan prestasi olahraga sekaligus sarana mengukur kesiapan atlet muda MAN 3 Majalengka sebelum menghadapi pertandingan yang lebih kompetitif. Para pemain dari kedua sekolah tampil dengan semangat tinggi dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif dan menjunjung sportivitas.
Sebelum pertandingan dimulai, tim pembina memberikan pengarahan kepada para pemain mengenai pentingnya menjaga sportivitas, disiplin, komunikasi, dan kerja sama selama berada di lapangan. Arahan tersebut menjadi bekal bagi siswa untuk tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga mendapatkan pengalaman bertanding secara langsung.

Pertandingan kemudian berlangsung dengan tempo permainan yang dinamis. Para pemain mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan teknik, membaca pola permainan lawan, sekaligus menerapkan strategi yang selama ini dilatih dalam sesi pembinaan.
Pembina Ekstrakurikuler Olahraga MAN 3 Majalengka, Siti Mutia Anggraeni, S.Pd., mengatakan laga uji tanding memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi resmi.
“Laga persahabatan ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan teknik, tetapi juga melatih mental bertanding dan kepercayaan diri siswa. Melalui pertandingan seperti ini, mereka belajar menghadapi tekanan, berkomunikasi dengan tim, dan mengevaluasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki,” ujar Siti Mutia.
Usai pertandingan, tim pembina melakukan evaluasi terhadap jalannya permainan. Aspek teknik, strategi, komunikasi, kerja sama antarpemain, hingga kesiapan mental menjadi bagian yang diperhatikan untuk menentukan materi latihan berikutnya.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena kemampuan bertanding tidak cukup dibangun hanya melalui latihan rutin. Siswa membutuhkan pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda agar mampu beradaptasi ketika berhadapan dengan tim lain dalam kompetisi resmi.
MAN 3 Majalengka selanjutnya akan memperkuat program latihan terpadu dan menjadwalkan uji tanding secara berkala dengan sekolah maupun madrasah lain di Kabupaten Majalengka. Agenda tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi latihan sekaligus meningkatkan jam terbang para atlet muda.
Selain menjadi bagian dari pembinaan prestasi, laga persahabatan ini juga memperkuat hubungan antarpelajar melalui semangat kompetisi yang sehat. Pertandingan menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap sportif.
Melalui pembinaan yang terukur, pengalaman bertanding, dan evaluasi berkelanjutan, MAN 3 Majalengka menargetkan lahirnya atlet-atlet muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga siap secara mental untuk berkompetisi dan membawa prestasi bagi madrasah.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar