Berita Daerah MAN

Tingkatkan Literasi Digital, Guru MAN 1 Majalengka Gelar Pengimbasan Gemini Academy

Talaga (KEMENAG) — Guna mengoptimalkan integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam proses belajar mengajar, guru MAN 1 Majalengka berpartisipasi aktif dalam pengimbasan Gemini Academy. Forum peningkatan kompetensi digital tersebut diselenggarakan secara daring melalui platform Google Meet, Selasa (1/9/2026) malam.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB ini diikuti oleh 12 tenaga pendidik dari berbagai sekolah. Diskusi interaktif yang merupakan bagian dari Gerakan Guru Madrasah Akrab AI (GEMA AI) ini difokuskan pada praktik pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan. Setiap peserta mempresentasikan materi bahan ajar berbasis kecerdasan buatan, dilanjutkan dengan sesi pembedahan fitur-fitur Google Gemini serta penyusunan strategi operasional AI secara teknis dan praktis.

Penyelenggaraan pengimbasan ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan keterampilan digital masa kini demi efisiensi tata kelola pembelajaran. Melalui penguasaan platform AI, guru-guru diharapkan dapat memangkas durasi penyusunan administrasi keguruan sekaligus menghadirkan inovasi media ajar yang lebih interaktif bagi para peserta didik.

Guru Mata Pelajaran Kimia MAN 1 Majalengka, Idah Paridah, S.Si., menyampaikan pentingnya saling bertukar praktik baik dalam mengoperasikan platform AI.

“Melalui pengimbasan ini, setiap peserta dapat saling bertukar ilmu dan informasi mengenai pemanfaatan fitur-fitur Gemini AI. Harapannya, teknologi ini dapat mempermudah pekerjaan guru, baik dalam proses pembelajaran sehari-hari di kelas maupun dalam penyusunan administrasi keguruan,” ujar Idah Paridah.

Edukasi Remaja Usia Nikah, Kemenag dan Komisi VIII DPR RI Gelar Sosialisasi Gas Nikah di Ponpes Al-Mizan Majalengka

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa semangat belajar mandiri ini menjadi modal utama guru dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan.

“Inisiatif bersama ini membuktikan bahwa para pendidik di madrasah memiliki komitmen tinggi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu agar proses mengajar menjadi lebih efektif, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan siswa zaman sekarang,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, para peserta akan mengimplementasikan hasil pengimbasan dalam penyusunan modul ajar berbasis AI serta membagikan pengalaman pengintegrasian Google Gemini di lingkungan kerja masing-masing.

Melalui penguasaan platform seperti Google Gemini, para guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kreatif dan efisien di kelas, merapikan tata kelola administrasi dengan cepat, serta terus meningkatkan daya saing peserta didik di tengah era digitalisasi demi terwujudnya peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Senyum di Pagi Hari, Guru Piket MTsN 2 Majalengka Bangun Budaya 5S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *