Berita Daerah

Sambut Hari Besar Islam, MTsN 8 Majalengka Gelar Perlombaan Peringatan Maulid Nabi

Kertajati (Kemenag) — Memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Majalengka secara resmi membuka rangkaian kegiatan perlombaan keagamaan pada Kamis (3/9/2026). Acara yang berlangsung di Madrasah MTsN 8 Majalengka ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi dengan penuh antusiasme.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala MTsN 8 Majalengka H. Sabur Gunawan, S.Pd, M,Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.

“Perlombaan ini bukan hanya tentang mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan media untuk mengasah bakat, mempererat silaturahmi, serta memperdalam rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW. Kami berharap para siswa dapat meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah seperti kejujuran, kedisiplinan, dan semangat belajar,” ujar Plt. Kepala MTsN 8 Majalengka saat membuka acara.

Rangkaian perlombaan tersebut dirancang untuk menggali potensi, kreativitas, dan pemahaman keagamaan para peserta didik. Selain menjadi wadah pengembangan bakat seni dan syiar Islam, kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat pembentukan karakter religius siswa sejak dini.

Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah berencana mengintegrasikan kegiatan pembinaan bakat keagamaan ini ke dalam program ekstrakurikuler secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaring bibit-bibit berprestasi yang siap mewakili madrasah pada ajang kompetisi keagamaan tingkat kabupaten maupun provinsi.

Pembelajaran Aqidah Akhlak MTsN 1 Majalengka Padukan Presentasi dan Teknologi Digital

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap semangat peringatan Maulid Nabi dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Langkah nyata ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan yang semakin unggul, religius, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *