Ligung (Kemenag) – MTsN 3 Majalengka terus mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 bidang riset melalui bimbingan penyusunan proposal penelitian bagi siswa perwakilan madrasah, Selasa (1/9/2026).
Bimbingan berlangsung di ruang Kepala MTsN 3 Majalengka dan diikuti Nayya Regita Triana sebagai perwakilan madrasah. Kegiatan tersebut didampingi Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., bersama Pembina OMI bidang Riset, Husen Susilo, S.Pd., M.A., dan Putri Siti Reykhani, S.Pd., Gr.
Dalam bimbingan tersebut, siswa mendapatkan pendampingan untuk mematangkan draft proposal riset yang akan diajukan dalam OMI 2026. Pembahasan diarahkan pada penyusunan kerangka penelitian agar proposal memiliki alur yang sistematis, jelas, dan sesuai dengan ketentuan kompetisi.
Selain penyusunan draft, pembina memberikan arahan terkait proses pengiriman proposal riset. Tahapan tersebut menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan dengan cermat agar karya penelitian dapat memenuhi persyaratan dan memiliki peluang untuk melaju ke tahap berikutnya.
Persiapan juga mencakup penyusunan bahan presentasi proposal. Nayya diarahkan untuk memahami secara menyeluruh penelitian yang disusun sehingga mampu memaparkan gagasan, metode, tujuan, dan hasil yang diharapkan dengan baik ketika memasuki tahap presentasi.
Pembina OMI bidang Riset menyampaikan bahwa bimbingan dilakukan secara bertahap agar siswa tidak hanya mampu menghasilkan proposal, tetapi juga memahami proses penelitian secara utuh.
“Bimbingan ini kami arahkan agar siswa memahami kerangka penelitian sekaligus mampu mempertanggungjawabkan gagasan risetnya. Kemampuan meneliti dan mempresentasikan hasil penelitian menjadi kompetensi penting yang perlu terus dikembangkan,” ujar Husen.
Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., memberikan dukungan terhadap proses pembinaan tersebut. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam OMI menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, sistematis, dan berbasis penelitian.
“Madrasah akan terus memberikan pendampingan kepada siswa agar dapat mengembangkan kompetensinya. Kami berharap Nayya dapat memberikan hasil terbaik dalam bidang riset dan membawa nama baik MTsN 3 Majalengka,” ungkap Dede.
Bimbingan OMI bidang riset juga menjadi bagian dari komitmen MTsN 3 Majalengka dalam mengembangkan prestasi siswa pada berbagai bidang. Selain riset, madrasah menargetkan capaian yang baik pada bidang sains, sosial, dan matematika.
Sebagai tindak lanjut, pembina akan terus melakukan pendampingan terhadap penyempurnaan proposal, mempersiapkan presentasi, serta mengevaluasi kesiapan siswa menghadapi setiap tahapan OMI 2026. Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas karya sekaligus kesiapan mental peserta.
MTsN 3 Majalengka berharap dapat lolos dalam berbagai bidang OMI 2026, khususnya bidang riset. Nayya diharapkan mampu melaju hingga tingkat tertinggi dan meraih posisi juara pertama, kedua, atau ketiga. Lebih dari capaian kompetisi, proses pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam melakukan penelitian secara ilmiah.
Konsistensi pembinaan riset dan berbagai bidang kompetisi diharapkan semakin memperkuat budaya akademik dan budaya prestasi di MTsN 3 Majalengka. Upaya tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kontributor: Putri Siti Reykhani


Komentar