Sindang (KEMENAG) — Mengawali pembangunan jalan desa dan jembatan penghubung antara Desa Pasirayu dan Desa Garawastu, masyarakat Dusun Cipari, Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, menggelar tradisi adat dan doa bersama Hajat Muka Tanah pada Rabu (12/8/2026).
Hajat Muka Tanah merupakan tradisi syukuran khas masyarakat Sunda di Jawa Barat yang dilaksanakan di lokasi proyek sebelum pengerjaan fisik dimulai. Tradisi ini sarat makna spiritual sebagai bentuk permohonan keselamatan, kelancaran, serta wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta atas pemanfaatan bumi untuk kemaslahatan bersama.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sindang, H. Suherman, S.Ag., M.Pd. Melalui pemotongan tumpeng dan pemanduan doa, ia menekankan pentingnya menyertakan nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal dalam setiap langkah pembangunan.
“Pembangunan sarana fisik seperti jalan dan jembatan adalah bentuk ikhtiar kita untuk mempermudah mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, ikhtiar fisik ini harus diawali dengan ikhtiar batin—memohon ridho dan keselamatan dari Allah SWT agar seluruh prosesnya berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Suherman.
Lahan yang dibuka tersebut akan memfasilitasi akses jalan baru serta pembangunan jembatan vital. Akses ini diproyeksikan menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas sosial yang menghubungkan warga kedua desa.
Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., yang hadir secara langsung di lokasi acara, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi budaya dan keagamaan yang terjaga di tengah masyarakat.
“Tradisi Hajat Muka Tanah ini adalah wujud sinergi yang sangat baik antara kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan. Kami berharap pembangunan jalan dan jembatan ini tidak hanya lancar tanpa hambatan, tetapi juga membawa keberkahan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Pasirayu dan Garawastu,” tegas Mahmud Ro’i.
Melalui penyelenggaraan Hajat Muka Tanah ini, masyarakat berharap seluruh proses pengerjaan infrastruktur dapat berjalan aman, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga setempat.
Kontributor : Sayid Abdullah Yahya


Komentar