Majalengka (KEMENAG) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.akim memberikan arahan pada pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026, Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung tersebut diikuti oleh 51 peserta.
Pada kesempatan tersebut hadir Kasubbag TU, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag dan Analis SDM Kemenag Majalengka Drs. H. Cecep Rahmatullah. Dalam arahannya, Kepala Kantor menegaskan bahwa status PPPK merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, perubahan status dari tenaga honorer menjadi PPPK harus diikuti dengan perubahan sikap, pola pikir, kinerja, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“PPPK merupakan bagian dari ASN. Harus ada perubahan dari sebelumnya ketika masih menjadi honorer. Status yang sekarang harus disyukuri dengan cara bekerja lebih baik,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa rasa syukur atas status sebagai PPPK harus diwujudkan melalui peningkatan profesionalitas, kedisiplinan, kompetensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, perubahan tidak cukup hanya pada status administrasi, tetapi harus terlihat dalam perilaku dan kinerja sehari-hari.
Selain kompetensi, Kepala Kantor juga mengingatkan pentingnya menjaga penampilan sebagai bagian dari profesionalitas ASN. PPPK diharapkan tampil bersih, rapi dan good looking sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus menambah wibawa dalam menjalankan tugas.

“Kerapihan adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. Dengan penampilan yang rapi dan bersih, kita juga akan terlihat lebih berwibawa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa orientasi PPPK harus dimaknai sebagai momentum untuk membangun komitmen baru sebagai bagian dari ASN. Kegiatan tersebut menjadi proses pengenalan dan pembekalan sekaligus bentuk pengakuan terhadap status PPPK dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor berharap seluruh peserta mengikuti orientasi dengan sungguh-sungguh dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, serta membangun semangat pengabdian.
“Jangan hanya berubah status, tetapi juga harus berubah menjadi lebih baik. Jadilah ASN yang profesional, kompeten dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Kegiatan orientasi yang diselenggarakan BDK Bandung ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi 51 peserta dalam memahami peran, tugas dan tanggung jawabnya sebagai PPPK sekaligus memperkuat komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Kementerian Agama.
Kontributor : Taupik Hidayat


Komentar