Rajagaluh (KEMENAG) – Suasana pembelajaran Kimia Jumat, (14/8/2026) di kelas XII berlangsung berbeda dan penuh antusias. Guru Kimia Restu Handayani, S.Pd. mengajak para murid mengikuti praktikum bertajuk “Belajar Kimia Lebih Seru: Eksperimen Tekanan Osmosis Pakai Kentang!” sebagai bagian dari Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Dalam praktikum kelompok tersebut, murid melakukan pengamatan terhadap pengaruh perbedaan konsentrasi larutan, yaitu air biasa dan larutan garam pekat, terhadap potongan kentang yang telah diukur secara presisi. Melalui percobaan ini, murid dapat melihat secara langsung proses osmosis yang menjadi salah satu konsep penting dalam materi sifat koligatif larutan.
Kegiatan praktikum berlangsung interaktif. Setiap kelompok bekerja sama melakukan pengukuran, mencatat hasil pengamatan, serta mendiskusikan perubahan yang terjadi pada potongan kentang setelah direndam dalam larutan dengan konsentrasi berbeda.
Guru Kimia, Restu mengatakan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen dapat membantu murid memahami konsep kimia dengan lebih mudah.
“Saya ingin murid tidak hanya menghafal teori, tetapi juga memahami bagaimana konsep kimia bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Melalui eksperimen sederhana ini, mereka bisa melihat sendiri proses osmosis sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan,” ujar Restu.
Salah satu murid, Angga Septiana, mengaku senang mengikuti praktikum tersebut karena membuat materi lebih mudah dipahami.
“Praktikum ini seru karena kami bisa membuktikan langsung teori yang dipelajari di kelas. Saya jadi lebih paham tentang tekanan osmosis dan belajar bekerja sama dengan teman satu kelompok,” tutur Angga.
Melalui eksperimen sederhana namun aplikatif ini, murid tidak hanya mempelajari konsep tekanan osmosis secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata. Antusiasme murid serta kerja sama tim yang solid menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan praktikum tersebut.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar