Berita Daerah KUA

Arak-arakan Genjring Marawis dan Kereta Gowes Meriahkan Akad Nikah di KUA Leuwimunding

Leuwimunding, (KEMENAG) – Suasana berbeda tampak di Balai Nikah KUA Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (5/8/2026). Prosesi akad nikah pasangan Udin Solehudin alias A Migo, warga Leuwimunding, dengan Nani Fitriani, warga Desa Heuleut, berlangsung meriah hingga dipadati ratusan warga.

Ratusan orang memadati area KUA Leuwimunding untuk menyaksikan momen bahagia tersebut. Kehadiran tamu undangan, keluarga, hingga masyarakat umum membuat suasana di sekitar Balai Nikah tampak semarak dan penuh kegembiraan.

Daya tarik utama dalam acara ini adalah iring-iringan pengantin sebelum memasuki Balai Nikah. Pasangan mempelai diarak menggunakan kereta gowes yang dihiasi pita serta balon berwarna merah muda dan biru. Arak-arakan tersebut makin meriah dengan iringan lantunan musik Genjring Marawis yang mengundang antusiasme warga di sepanjang jalur menuju lokasi akad.

Prosesi ijab kabul berlangsung khidmat dan lancar di bawah pimpinan Kepala KUA Leuwimunding, H. Dedi Ruhaedi, S.Ag. Selaku penghulu, ia memastikan seluruh rukun dan syarat pernikahan terpenuhi sesuai dengan ketentuan syariat Islam serta peraturan perundang-undangan.

“Kami sangat mengapresiasi kreativitas warga yang memadukan tradisi lokal dan nuansa religius dalam momen sakral ini. Kehadiran iring-iringan seni Genjring Marawis tidak hanya menyemarakkan acara, tetapi juga menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Dedi Ruhaedi.

Senyum di Pagi Hari, Guru Piket MTsN 2 Majalengka Bangun Budaya 5S

Usai memandu jalannya ijab kabul hingga kedua mempelai resmi dinyatakan sah sebagai suami istri, Dedi Ruhaedi memberikan nasihat pernikahan agar pasangan tersebut mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Leuwimunding H. Wawan Kurniawan, S.Sos., M.T., Kepala Desa Leuwimunding Aang Rukman Lesmana, para Kepala Seksi Pelayanan (Kasipel) dari kedua desa, tokoh masyarakat, serta keluarga besar kedua mempelai.

Setelah prosesi akad selesai, sepasang suami istri baru tersebut kembali diarak mengelilingi kampung dengan diiringi Genjring Marawis. Perpaduan nuansa sakral, unik, dan meriah ini menjadikan pernikahan A Migo dan Nani sebagai salah satu momen yang paling menyita perhatian masyarakat Leuwimunding, di mana banyak warga turut mengabadikan prosesi tersebut melalui foto dan video.

Kontributor: A. Rohim

MTsN 11 Majalengka Terima Kunjungan KPPN Kuningan untuk Monev Capaian Kinerja Satker Triwulan III 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *