Berita Daerah
Beranda » Berita » Jamaah Padati Masjid MAN 1 Majalengka, Khutbah Angkat Kesederhanaan di Era Digital

Jamaah Padati Masjid MAN 1 Majalengka, Khutbah Angkat Kesederhanaan di Era Digital

Talaga (Kemenag) — Masjid MAN 1 Majalengka kembali dipadati jamaah pada pelaksanaan Sholat Jumat, Jumat (17/7/2026). Selain diikuti seluruh civitas akademika dan peserta didik MAN 1 Majalengka, ibadah Jumat juga dihadiri masyarakat sekitar madrasah yang turut melaksanakan salat berjamaah dan menyimak khutbah yang disampaikan H. Aceng, M.Pd.I.

Mengusung tema “Hemat di Era Digital, Meneladani Kesederhanaan Rasulullah ﷺ”, khatib mengajak jamaah untuk menyikapi perkembangan teknologi secara bijaksana dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Dalam khutbahnya, H. Aceng menegaskan bahwa Islam merupakan agama yang seimbang dalam menghadapi kemajuan zaman.

“Kesederhanaan bukan berarti menolak kemajuan. Islam tidak melarang teknologi. Islam tidak melarang memiliki harta. Islam juga tidak melarang kemudahan hidup,” tegas H. Aceng di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia mengingatkan dua hal yang perlu diwaspadai umat Islam di era digital. Menurutnya, teknologi harus menjadi alat yang dikuasai manusia, bukan sebaliknya. Demikian pula dengan harta, yang semestinya hanya berada di tangan, bukan menguasai hati.

“Yang dilarang adalah ketika teknologi menguasai manusia, bukan manusia yang menguasai teknologi. Yang dilarang adalah ketika harta masuk bukan hanya ke tangan, tetapi juga ke hati,” ujarnya.

Kakanwil Kemenag Jabar Monev KUA Sumberjaya: Tekankan Kebersihan dan Siapkan Program Rehabilitasi

Untuk memperkuat pesan tersebut, H. Aceng mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Furqan ayat 67 yang mengajarkan sikap pertengahan dalam membelanjakan harta, yakni tidak berlebihan dan tidak pula kikir, melainkan sesuai kebutuhan.

Dalam penyampaian khutbahnya, jamaah juga diajak memanfaatkan teknologi sebagai sarana menuntut ilmu, memperkuat ibadah, dan melakukan berbagai aktivitas yang membawa manfaat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada budaya konsumtif maupun gaya hidup yang berorientasi pada pencitraan di media sosial.

Selain itu, para orang tua diimbau untuk menanamkan nilai-nilai kesederhanaan kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, ukuran kemuliaan seseorang bukan terletak pada merek pakaian, jenis telepon genggam, ataupun apa yang dipamerkan di media sosial, melainkan pada tingkat ketakwaannya kepada Allah SWT.

Menutup khutbah, H. Aceng mengingatkan sabda Rasulullah ﷺ, “Hiduplah di dunia seakan-akan engkau orang asing atau musafir” (HR. Bukhari), sebagai pengingat bahwa kehidupan dunia hanyalah tempat persinggahan.

“Karena sesungguhnya dunia ini hanya persinggahan,” pungkasnya.

Tinjau Pembangunan KUA Sukahaji Berdana SBSN, Kakanwil Kemenag Jabar Apresiasi Progres Capaian Kerja

Pelaksanaan Sholat Jumat yang dihadiri warga madrasah dan masyarakat sekitar ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan. Ke depan, kegiatan keagamaan di lingkungan MAN 1 Majalengka diharapkan terus menghadirkan materi yang relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat sehingga mampu membentuk karakter yang religius, bijak, dan moderat.

Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembinaan umat serta mendukung terwujudnya layanan Kementerian Agama yang semakin profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *