Sindang (KEMENAG) — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sindang. Usai mengisi kegiatan pembinaan di Majelis Taklim Al-Hidayah, Desa Indrakila, pada Selasa (28/7/2026), Asma, S.Sos., meluangkan waktu untuk mengantarkan salah seorang jamaah sepuh, H. Umar (85), hingga tiba dengan selamat di kediamannya.
Tindakan sederhana namun penuh makna tersebut mendapat apresiasi dari para jamaah yang hadir. Bagi seorang penyuluh agama, tugas tidak hanya sebatas menyampaikan materi keagamaan di atas mimbar, melainkan juga menghadirkan keteladanan melalui kepedulian, pelayanan, dan perhatian nyata kepada masyarakat, khususnya para lanjut usia (lansia).
Ketua Majelis Taklim Al-Hidayah, Kiai Enda, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap jamaah merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Islam yang mengajarkan kasih sayang, penghormatan kepada orang tua, serta semangat melayani masyarakat dengan ikhlas.
“Perhatian kepada para lansia adalah bagian dari akhlak mulia yang harus terus dipelihara. Apa yang dilakukan Asma, S.Sos. merupakan teladan bahwa penyuluh agama tidak hanya hadir untuk berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui tindakan nyata,” ujar Kiai Enda.
Ia menambahkan, “Semoga semangat melayani dengan tulus ini menjadi inspirasi bagi kita semua dalam memperkuat ukhuwah dan menghadirkan kemaslahatan di tengah masyarakat.”
Melalui aksi nyata ini, kehadiran Penyuluh Agama Islam diharapkan dapat semakin dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat—tidak hanya sebagai pembina keagamaan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan umat yang senantiasa tanggap terhadap kebutuhan lingkungan sekitar.
Kontributor: Sayyid Abdullah Yahya


Komentar