Weragati (Kemenag)— Civitas akademika MTsN 13 Majalengka menggelar upacara bendera mingguan di Halaman Serbaguna MTsN 13 Majalengka pada Senin (3/8/2026). Kegiatan rutin ini menjadi sarana strategis dalam memperkuat kedisiplinan serta membentuk karakter berakhlakul karimah bagi para peserta didik.
Pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh petugas upacara dari siswa-siswi kelas IX.2. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Yati Siti Khoeriyati, S.Pd., menyampaikan amanat penting terkait pembentukan akhlak dan etika keseharian di lingkungan madrasah.
Dalam amanatnya, Yati menekankan dua hal utama yang harus menjadi kebiasaan seluruh warga madrasah, yakni pentingnya menjaga etika berbicara dan menerapkan sikap sopan santun.
“Seluruh peserta didik diharapkan senantiasa menggunakan bahasa yang santun, baik, dan penuh penghormatan dalam setiap percakapan. Bahasa yang baik mencerminkan akhlak yang baik. Hindari penggunaan kata-kata kasar atau yang dapat menyinggung perasaan orang lain,” tegas Yati di hadapan peserta upacara.
Selain itu, beliau juga mengingatkan agar sikap sopan santun senantiasa diterapkan, baik kepada sesama teman maupun kepada seluruh pendidik.
“Sopan santun hendaknya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Seluruh peserta didik wajib menghormati dan menghargai semua guru tanpa membedakan apakah beliau mengajar di kelasnya atau tidak, guna menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan harmonis,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan upacara bendera dan penyampaian amanat ini, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan berakhlakul karimah.
Kegiatan pembiasaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan karakter di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, sekaligus mencetak generasi muda yang mampu menjaga nama baik madrasah di mana pun berada.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar