Jatiwangi (Kemenag) – Hari ketiga sekaligus hari penutup rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MAN 3 Majalengka pada Rabu (15/07/2026) berlangsung dengan khidmat dan sangat edukatif. Pada sesi pamungkas ini, pihak madrasah menghadirkan narasumber pakar, yakni akademisi sekaligus Psikolog, Meina Shiamullaeli, S.Psi., M.Psi., Psikolog., untuk memberikan sesi bincang edukatif kepada para peserta didik baru.
Kegiatan ini secara khusus diselenggarakan untuk membekali mental peserta didik dalam menghadapi dinamika pergaulan dan transisi ke lingkungan yang baru. Dengan kesiapan mental yang matang, para siswa diharapkan mampu menyaring pengaruh negatif serta membentengi diri agar tidak terbawa arus pergaulan yang berpotensi merusak masa depan.
Waspada Kejahatan Siber dan Pergaulan Bebas
Dalam paparannya, Meina Shiamullaeli menitikberatkan pada pentingnya kewaspadaan remaja dalam membangun relasi, terutama di era digital saat ini. Beliau mengingatkan para siswa tentang bahaya interaksi dengan orang tak dikenal di dunia maya.
“Menyiapkan mental untuk menghadapi lingkungan luar sangatlah penting agar kita tidak mudah terbawa arus yang tidak baik. Jangan sembarangan menerima pertemanan dengan orang yang tidak dikenal asal-usulnya di media sosial. Ingat, sudah ada kasus di mana komunikasi dengan pihak tak dikenal berujung pada teror dan ancaman penyebaran foto pribadi untuk memeras sejumlah uang. Bijaklah dalam membatasi interaksi,” tegas Meina di hadapan para siswa.
Antusiasme Tinggi dan Relevan dengan Kehidupan Remaja
Materi yang diangkat dinilai sangat relevan (relate) dengan dinamika kehidupan remaja masa kini. Hal ini terbukti dari tingginya antusiasme seluruh peserta MATAMUDA yang menyimak pemaparan dari awal hingga akhir dengan penuh perhatian.
Salah seorang peserta didik baru mengungkapkan rasa syukurnya atas materi yang disajikan. Menurutnya, pemaparan psikolog tersebut sangat praktis sebagai bekal beradaptasi.
“Saya senang sekali mendapatkan materi ini, sangat bermanfaat. Terutama bagi kami yang saat ini tengah beradaptasi dengan lingkungan belajar baru, teman-teman baru, serta bapak dan ibu guru yang sebelumnya belum kami kenal,” ungkapnya.
Komitmen Pembentukan Karakter Tangguh
Melalui edukasi psikologis ini, pihak MAN 3 Majalengka berharap dapat meletakkan pijakan awal bagi para siswa untuk membentuk karakter yang bijak, cerdas bermedia sosial, serta tangguh secara mental. Sebagai tindak lanjut, madrasah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan adaptasi siswa baru melalui penguatan peran Bimbingan Konseling (BK) dan pendampingan berkala.
Secara keseluruhan, rangkaian MATAMUDA 2026 di MAN 3 Majalengka sukses melahirkan peserta didik yang tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga mapan secara emosional. Ke depannya, diharapkan lahir generasi muda dengan ketahanan diri yang unggul, terhindar dari kejahatan siber (cyberbullying maupun pemerasan), serta mampu menjadi teladan positif di tengah masyarakat.
Kontributor : Firman Saefatullah
Editor : Dwi Winarti


Komentar