Weragati (Kemenag)— Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka menggelar kegiatan Sholat Dhuha berjamaah yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 60 murid yatim piatu di Musholla An-Nur pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan keagamaan dan sosial ini dilaksanakan guna memperkuat pembentukan karakter Islami sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama di lingkungan madrasah.
Rangkaian acara diawali sejak pagi hari dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah dan pembacaan doa bersama yang diikuti secara khidmat oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga kependidikan, serta para siswa-siswi MTsN 13 Majalengka. Suasana tampak penuh semangat dan haru; para siswa mengenakan seragam pramuka madrasah, sedangkan jajaran guru tampil rapi berbusana muslim.
Usai ibadah bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara langsung kepada 60 siswa yatim piatu. Penyerahan santunan berlangsung penuh kehangatan dan keakraban oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Humas, Sulaeman, M.Pd.I, dengan didampingi Kepala MTsN 13 Majalengka, Drs. H. Sutisno, M.Pd.I, serta Pembina Keagamaan H. Aceng Ibrahim Munawar, M.Pd.I dan Dede Yayan Taufiqurrohman, S.Ag.
Dalam arahannya, Kepala MTsN 13 Majalengka, Sutisno, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud nyata pembiasaan akhlak mulia di lingkungan madrasah.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan bagian dari komitmen kami dalam mengasah empati dan kepedulian sosial seluruh warga madrasah. Melalui pembiasaan Sholat Dhuha dan kepedulian terhadap anak yatim, kita berharap dapat mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki kelembutan hati,” ujar Sutisno.
Sementara itu, Wakamad Humas MTsN 13 Majalengka, Sulaeman, menegaskan bahwa program keagamaan dan penyaluran santunan ini direncanakan akan terus menjadi agenda berkala madrasah. Menurutnya, dukungan dari seluruh pihak di madrasah menjadi kunci keberlanjutan program sosial ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara konsisten oleh para siswa yang membutuhkan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan dapat terus menumbuhkan rasa kasih sayang, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kebaikan di hati seluruh warga MTsN 13 Majalengka. Kegiatan keagamaan terpadu ini juga diharapkan menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter berbasis Islami serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan spiritual di lingkungan masyarakat.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar