Talaga (KEMENAG) – Guru Mata Pelajaran Fikih MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menerapkan metode ice breaking “Tepuk Filipin” untuk meningkatkan fokus dan semangat belajar siswa kelas XII.9 pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan berdurasi singkat yang berlangsung di Ruang Kelas XII.9 ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa yang berjumlah 33 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembiasaan karakter melalui pembacaan doa dan tadarus Al-Qur’an bersama. Setelah itu, guna mencairkan suasana sebelum masuk ke materi utama, guru memandu kegiatan ice breaking. Tepuk Filipin dilakukan secara bertahap, dimulai dari gerakan menepuk paha sesuai irama hingga mencapai level lima. Setelah seluruh siswa berhasil menguasai gerakan tersebut, instruksi dilanjutkan dengan menepuk meja secara perlahan mengikuti ketukan irama yang dipimpin oleh guru.
Wawan Abdul Gani menjelaskan bahwa selingan aktivitas fisik ringan di dalam kelas memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas proses belajar mengajar. Menurutnya, metode ini efektif untuk menyegarkan kembali daya tangkap peserta didik.
“Hiburan kecil dan interaktif seperti ini sangat membantu mengembalikan konsentrasi serta kesiapan mental siswa sebelum menerima materi pembelajaran yang lebih padat,” ujar Wawan.
Respon positif juga disampaikan oleh perwakilan siswa. Ketua Kelas XII.9, Ilham, mengaku metode tersebut membuat suasana kelas menjadi jauh lebih hidup dan tidak monoton.
“Kami merasa sangat senang jika di awal atau di tengah pembelajaran ada ice breaking. Kegiatan ini benar-benar bisa mengembalikan konsentrasi dan menghilangkan rasa kantuk,” ungkap Ilham.
Penerapan inovasi pembelajaran ini bertujuan untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif, menyenangkan, serta ramah anak. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan efektivitas penyampaian materi Fikih dapat meningkat seiring dengan terjaganya motivasi belajar para siswa.
Melalui kreativitas para pendidik di lingkungan MAN 1 Majalengka, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas layanan pembelajaran di MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar