Talaga (KEMENAG) — Para siswi kelas XII.8 MAN 1 Majalengka antusias mengikuti kegiatan praktik tata busana berupa pemotongan kain untuk pembuatan mukena pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan pembelajaran prakarya yang berlangsung di ruang kelas XII.8 ini dibimbing langsung oleh guru pengampu, Nonoh Muawanah, S.Pd.
Proses pemotongan kain ini merupakan tahap awal yang krusial dari rangkaian pembuatan mukena. Secara kolaboratif, para siswi mengukur, menandai, dan memotong bahan sesuai pola yang telah dirancang sebelumnya guna memastikan presisi saat tahap penjahitan.
Trisa Aprilia, salah satu siswi kelas XII.8 yang menjadi fasilitator sebaya dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan kesannya selama proses praktik berlangsung. Menurutnya, pengalaman ini memberikan wawasan teknis yang sangat berharga.
“Kami sangat senang bisa belajar dan praktik langsung membuat mukena dari awal. Selain melatih kesabaran dan ketelitian, kami jadi mendapatkan keterampilan tata busana baru yang sangat berguna,” ujar Trisa di sela-sela kegiatan.

Guru pembimbing, Nonoh Muawanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswi dengan keterampilan vokasional yang aplikatif. Selain mengasah kecakapan hidup (life skills), program ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan para generasi muda di lingkungan madrasah. Sebagai tindak lanjut, hasil pemotongan kain tersebut akan dilanjutkan ke tahap penjahitan dan pengemasan hingga siap digunakan.
Melalui pembelajaran praktik ini, diharapkan proses pembuatan mukena dapat berjalan lancar hingga tuntas dengan hasil yang optimal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen MAN 1 Majalengka dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi demi mencetak generasi yang mandiri.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar