Sindang (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang menggelar kegiatan Subuh Akbar Berjamaah di Masjid Al-Hidayah, Desa Sangkanhurip, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penguatan spiritual sekaligus ruang silaturahmi antara jajaran Forkopimcam, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Kegiatan rutin keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Sindang, Anih Rehnawati, S.S.T.P., M.Si., Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan, S.H.I., M.H., Ketua MUI Kecamatan Sindang, Kiyai Moch. Anas, S.Pd.I., serta Kepala Desa Sangkanhurip, Toto Mustofa, S.Pd.I. Turut hadir pula para Penyuluh Agama Islam, di antaranya Kiyai Nurcahya, S.Sos. dan KH Suherman, S.Ag., M.Pd.I., bersama ratusan warga Desa Sangkanhurip yang memadati area masjid.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah yang berlangsung khusyuk. Usai salat, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari jajaran pimpinan wilayah.
Kepala Desa Sangkanhurip, Toto Mustofa, S.Pd.I., dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran seluruh jajaran Forkopimcam dan masyarakat. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten guna mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh jajaran Forkopimcam, tokoh agama, serta warga Desa Sangkanhurip. Kegiatan Subuh Akbar ini bukan sekadar ibadah bersama, tetapi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Kami berharap agenda keagamaan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara konsisten,” ujar Toto Mustofa.
Senada dengan hal tersebut, Camat Sindang, Anih Rehnawati, S.S.T.P., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kondusivitas serta nilai-nilai keagamaan di wilayahnya.
“Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam menciptakan suasana yang kondusif sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kecamatan Sindang,” tegas Anih Rehnawati.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa Subuh Akbar merupakan program keagamaan yang dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi memakmurkan masjid sekaligus mendekatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Pihaknya merasa bersyukur seluruh unsur Forkopimcam, ulama, dan warga dapat bersatu dalam saf yang sama.
Sebagai pemungkas rangkaian kegiatan, para jamaah menyimak kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh Ustadz Supendi, staf KUA Kecamatan Sindang. Dalam tausiyahnya, ia memaparkan keutamaan serta pentingnya menjaga konsistensi salat Subuh berjamaah. Menurutnya, langkah kaki menuju masjid di waktu Subuh merupakan bukti keimanan yang menjanjikan cahaya sempurna di hari kiamat. Oleh karena itu, tantangan terpenting bagi jamaah adalah menjaga istiqamah agar semangat ibadah berjamaah tetap berlanjut di hari-hari berikutnya.
Selain itu, Ustadz Supendi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ibadah ritual dan keharmonisan sosial. Hubungan baik kepada Allah (hablum minallah) harus berjalan selaras dengan hubungan baik sesama manusia (hablum minan nas). Saf salat yang rapi tanpa membedakan status sosial menjadi cerminan kebersamaan untuk merawat silaturahmi, toleransi, dan kondusivitas di tengah masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Subuh Akbar ini ditutup dengan sesi bersalam-salaman dan doa bersama antarjamaah.
Kontributor: Sayid Abdullah Yahya


Komentar