TALAGA (KEMENAG) — Guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga dan meningkatkan mutu kesehatan peserta didik, MTsN 5 Majalengka menghadiri Lokakarya Mini Triwulan UPTD Puskesmas Talaga pada Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berfokus pada persiapan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 dan edukasi keamanan obat ini berlangsung khidmat di Aula UPTD Puskesmas Talaga.
Pertemuan strategis ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor di Kecamatan Talaga, mulai dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), para Kepala Sekolah SD/MI, hingga Pembina Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SMP/MTs. Dalam momentum penting tersebut, MTsN 5 Majalengka hadir diwakili secara langsung oleh Pembina PMR, Aep Rismawan, S.Pd.I., dan Riya Astuti Hidayat, S.Pd.
Rangkaian acara diawali dengan penyampaian materi teknis oleh narasumber utama, apt. Elia Novianti, S.Farm. Dalam paparan yang interaktif, ia menjelaskan skema pelaksanaan program BIAS 2026 bagi siswa sekolah dan madrasah. Selain itu, para peserta dibekali edukasi krusial mengenai pemahaman Beyond Use Date (BUD) dan Expired Date (ED) obat guna meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan pengelolaan obat-obatan di lingkungan satuan pendidikan.
Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif Lokakarya Mini Triwulan. Sesi ini dimanfaatkan para peserta untuk menyelaraskan program pelayanan kesehatan Puskesmas dengan kebutuhan sekolah dan madrasah, sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut yang konkret demi mewujudkan suksesnya cakupan imunisasi anak sekolah di wilayah Talaga.
Usai mengikuti forum tersebut, Pembina PMR MTsN 5 Majalengka, Aep Rismawan, S.Pd.I., menegaskan komitmen madrasah untuk selalu berada di garis depan dalam mendukung program kesehatan anak didik.
“Kehadiran kami merupakan wujud nyata dukungan MTsN 5 Majalengka terhadap program pemerintah. Edukasi terkait keamanan obat dan persiapan BIAS ini sangat penting agar madrasah dapat mensosialisasikannya dengan tepat kepada para siswa dan orang tua,” tutur Aep penuh semangat.
Sebagai bentuk tindak lanjut pasca-kegiatan, MTsN 5 Majalengka bersiap melakukan pemetaan data siswa penerima imunisasi serta menyusun agenda sosialisasi internal kepada para orang tua dan wali murid. Langkah ini diambil agar pelaksanaan BIAS 2026 di lingkungan madrasah dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari pihak keluarga.
Melalui partisipasi aktif ini, MTsN 5 Majalengka berharap kemitraan dengan instansi kesehatan setempat terus terjalin secara berkelanjutan. Sinergi yang solid ini diharapkan dapat memberikan dampak positif nyata terhadap peningkatan layanan Kementerian Agama, khususnya dalam menghadirkan lingkungan pendidikan madrasah yang sehat, ramah anak, dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, serta berkualitas.


Komentar