Berita Daerah MAN

Bentuk Karakter Muslimah, Keputrian Kelas X MAN 1 Majalengka Usung Tema Perempuan Berharga

Talaga (KEMENAG) — Guna memperkuat pembentukan akhlak serta membangun rasa percaya diri peserta didik, tim pembina keputrian MAN 1 Majalengka menggelar pembinaan spiritual dan karakter bagi siswi kelas X. Kegiatan rutin keagamaan tersebut berlangsung khidmat di area ruang kelas X.9 hingga X.12 MAN 1 Majalengka, Jumat (21/8/2026).

Rangkaian pembinaan dilaksanakan secara terintegrasi setiap hari Jumat pukul 12.00–12.30 WIB, bertepatan dengan pelaksanaan Shalat Jumat bagi siswa laki-laki. Pada pekan ini, para siswi kelas X dibagi ke dalam beberapa kelompok kelas dengan pendampingan mentor masing-masing untuk mendalami materi tematis bertajuk “Menjadi Perempuan Berharga Tanpa Harus Mengejar Pengakuan”.

Program edukatif ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam bagi para remaja putri di tengah pesatnya pengaruh media sosial. Melalui diskusi interaktif dan penanaman nilai-nilai Islam, para siswi dibimbing untuk memahami bahwa harga diri dan keistimewaan seorang muslimah tidak diukur dari banyaknya perhatian, pujian, maupun pengakuan publik, melainkan dari keteguhan prinsip, keimanan, dan keanggunan akhlak.

Mentor Keputrian Kelas X MAN 1 Majalengka, Hj. Nita Janiawati, S.Pd., menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan harga diri bagi seorang muslimah.

“Melalui tema ini, kami ingin mengajak anak-anakku para siswi kelas X untuk lebih mengenal, menghargai, dan menerima potensi diri apa adanya. Nilai seorang perempuan berharga bukan terletak pada kejaran validasi orang lain atau ruang digital, melainkan pada keikhlasan berbuat baik, keteguhan menjaga prinsip agama, serta kemandirian karakter yang terpuji,” ujar Nita.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Sementara itu, Naila Nola Alipia, siswi kelas X.6 yang mengikuti sesi pembinaan tersebut, menyuarakan rasa bersyukur dan pencerahan yang didapatkannya.

“Materi keputrian hari ini sangat menyentuh dan membuka pikiran kami. Kami belajar untuk lebih percaya diri dan menyadari bahwa kita tidak perlu memaksakan diri mencari pengakuan dari orang lain agar merasa berharga. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus memperbaiki diri, menjaga kehormatan, dan konsisten berbuat kebaikan,” tutur Naila.

Sebagai tindak lanjut, tim mentor keputrian MAN 1 Majalengka akan terus menghadirkan materi-materi edukatif seputar fiqih wanita, psikologi remaja, hingga etika pergaulan islami secara berkelanjutan.

Semoga melalui kegiatan pembinaan keputrian ini, para siswi dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berprinsip, dan berakhlakul karimah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu serta pembentukan karakter di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Keputrian MTsN 7 Majalengka Jadi Ruang Tumbuh Siswi Bekal Ibadah, Karakter, dan Kesehatan Mental

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *