Berita Daerah MAN

Tindak Lanjuti Edaran Kemenag, Kepala MAN 2 Majalengka Bagikan Masker kepada Warga Madrasah

Rajagaluh (KEMENAG) – MAN 2 Majalengka bergerak cepat menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran pada Raudhatul Athfal/Madrasah, Pesantren, Satuan Pendidikan Keagamaan Islam, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang Terdampak Abu Vulkanik Aktivitas Gunung Berapi.

Sebagai bentuk implementasi surat edaran tersebut, Kepala MAN 2 Majalengka, H. Dodo Sunandi, M.Pd., membagikan masker kepada warga madrasah pada Rabu (9/9/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan perlindungan terhadap dampak abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan.

Pembagian masker dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan sasaran murid, guru, dan tenaga kependidikan. Selain membagikan masker, pihak madrasah juga mengimbau seluruh warga madrasah untuk senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah dan pihak berwenang.

Kepala MAN 2 Majalengka, Dodo mengatakan bahwa tindak lanjut terhadap surat edaran ini merupakan bentuk kepedulian madrasah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh warga madrasah.

“Keselamatan dan kesehatan warga madrasah menjadi prioritas kami. Menindaklanjuti Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, MAN 2 Majalengka mengambil langkah preventif dengan membagikan masker kepada seluruh warga madrasah. Kami berharap seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan tetap disiplin menggunakan masker apabila diperlukan serta selalu menjaga kesehatan agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujar Dodo.

Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan, Kemenag Majalengka Sambut Kunjungan Pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI

Melalui langkah cepat tersebut, MAN 2 Majalengka menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan kebijakan Kementerian Agama sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh warga madrasah di tengah potensi dampak abu vulkanik.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *