Berita Daerah MAN

Siswa MAN 1 Majalengka Uji Kerja Enzim Katalase Melalui Praktikum Biologi

Talaga (KEMENAG) — Siswa-siswi kelas XII-3 MAN 1 Majalengka melaksanakan pembelajaran praktikum Biologi di Ruang Laboratorium IPA MAN 1 Majalengka pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan praktikum ini difokuskan pada pengujian dan pembuktian secara langsung kerja enzim katalase dalam menetralkan zat beracun hasil metabolisme tubuh.

Suasana Laboratorium IPA MAN 1 Majalengka mendadak riuh saat tabung reaksi mulai membusa dan memercikkan nyala api pada ujung lidi membara. Para siswa menyaksikan langsung bagaimana sel tubuh bekerja memecah hidrogen peroksida H2O2—sebuah zat beracun hasil sisa metabolisme—menjadi air (H2O) dan oksigen murni (O2) dengan bantuan enzim katalase.

Dalam praktikum tersebut, peserta didik menggunakan ekstrak hati ayam sebagai sumber enzim. Pengujian dibagi ke dalam beberapa variasi perlakuan fisik dan kimiawi, meliputi kondisi netral sebagai kontrol, pemberian asam kuat (perasan jeruk nipis), basa kuat (larutan soda kue), serta pemaparan pada suhu tinggi (air mendidih) dan suhu rendah.

Pada tabung kontrol dengan kondisi netral, reaksi metabolisme terjadi sangat cepat. Begitu cairan hidrogen peroksida diteteskan ke dalam ekstrak hati, gelembung busa langsung membumbung hingga ke mulut tabung reaksi. Saat lidi yang menyala redup dimasukkan ke dalam tabung, bara api seketika menyala terang. Hal ini menjadi bukti nyata hadirnya gas oksigen murni (O2) melimpah hasil penguraian racun oleh katalase.

“Awalnya cuma teori di buku kalau hati itu penetral racun. Tapi pas lihat baranya langsung nyala terang dan busanya naik cepat di lab tadi, baru kebayang gimana sibuknya sel tubuh kita bekerja tiap detik,” ujar Yusron, salah satu siswa kelas XII-3.

Perkuat Pemahaman Aset Negara, Staf TU MTsN 11 Majalengka Ikuti BISIKAN

Kondisi berbalik saat ekstrak hati terlebih dahulu ditambahi tetesan asam maupun basa. Pembentukan gelembung menurun drastis dan bara api yang dimasukkan tidak mampu menyala. Hasil yang paling terlihat muncul saat ekstrak hati dituangi air mendidih; tidak ada gelembung yang terbentuk dan bara api langsung padam. Suhu tinggi terbukti merusak struktur protein enzim (denaturasi), sehingga fungsinya terhenti total.

Ringkasan Hasil Praktikum Uji Enzim Katalase Kelas XII-3:
1. Kondisi Normal (Netral): Busa melimpah, bara api menyala terang (Enzim bekerja optimal).
2. Kondisi Asam / Basa: Busa sedikit, bara api padam (Kerja enzim terhambat).
3. Suhu Panas (Mendidih): Tidak ada busa, bara api padam (Enzim rusak/denaturasi).

Guru Mata Pelajaran Biologi MAN 1 Majalengka, Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis praktikum ini bertujuan agar siswa tidak sekadar menghafal konsep metabolisme secara tekstual, melainkan mengalami sendiri proses pembuktian ilmiahnya.”

Melalui pengamatan langsung, siswa bisa melihat sendiri bahwa enzim bekerja sangat spesifik dan sangat sensitif terhadap perubahan suhu maupun pH. Hal ini penting agar mereka memahami pentingnya menjaga kestabilan kondisi tubuh,” ungkap Hj. Ade Nurpiana.

Melalui kegiatan praktikum ini, diharapkan siswa kelas XII-3 tidak hanya memahami konsep enzim katalase secara teori, tetapi juga mampu menghubungkan hasil percobaan dengan proses biologis dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pengalaman ini ditujukan untuk melatih ketelitian pengamatan, berpikir kritis, kerja sama tim, serta keberanian menarik kesimpulan berbasis bukti ilmiah.

Tingkatkan Kepedulian Sosial Siswa, MTsN 5 Majalengka Gelar Ceramah Keagamaan dan Shalat Duha Bersama

Rangkaian pembelajaran praktikum ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu serta kecintaan peserta didik terhadap pembelajaran IPA sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pembiasaan iklim ilmiah di lingkungan madrasah ini diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *