Jatiwangi (KEMENAG) — Semangat pelestarian lingkungan kini mendapat ruang baru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Majalengka. Madrasah tersebut resmi memperkenalkan ekstrakurikuler Siswa Pencinta Alam (Sispala) melalui kegiatan ekspose yang digelar pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan organisasi yang tidak hanya mengajarkan keterampilan di alam bebas, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
Bertempat di salah satu ruang kelas MAN 3 Majalengka, kegiatan diikuti dengan antusias oleh para siswa yang tertarik bergabung sebagai anggota Sispala. Suasana berlangsung interaktif sejak awal kegiatan. Para peserta memperoleh gambaran mengenai visi, misi, serta berbagai program yang akan dijalankan oleh ekstrakurikuler baru tersebut.
Ekspose diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi mengenai dunia kepecintaan alam, etika beraktivitas di alam terbuka, hingga pentingnya menjaga keselamatan dalam setiap kegiatan. Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat Sispala.
Hadir sebagai narasumber, Siti Mutia Anggraeni, S.Pd., Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MAN 3 Majalengka sekaligus Pembina Ekstrakurikuler Sispala, menjelaskan bahwa pembentukan Sispala merupakan bentuk komitmen madrasah dalam memberikan ruang pembinaan yang edukatif sekaligus relevan dengan tantangan zaman.
“Kami ingin para siswa mampu mencintai alam dengan cara yang benar, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan,” ujar Siti Mutia Anggraeni, S.Pd.
Menurutnya, aktivitas di alam terbuka bukan hanya soal petualangan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter. Oleh karena itu, setiap anggota Sispala nantinya akan dibekali berbagai kompetensi dasar, mulai dari manajemen perjalanan, navigasi darat, pertolongan pertama, mitigasi bencana, hingga prinsip-prinsip konservasi lingkungan.
Kehadiran Sispala juga menjadi bagian dari upaya MAN 3 Majalengka dalam menguatkan pendidikan karakter melalui pengalaman belajar yang nyata. Melalui berbagai kegiatan lapangan, siswa diharapkan mampu belajar menghargai alam, membangun kepedulian sosial, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, serta memperkuat jiwa kepemimpinan dan kerja sama.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ekspose ini, pengurus dan pembina Sispala akan menyusun program kerja yang meliputi pelatihan dasar kepecintaan alam, aksi bersih lingkungan, penanaman pohon, kegiatan jelajah alam, bakti sosial, hingga kolaborasi dengan berbagai komunitas dan instansi dalam kampanye pelestarian lingkungan hidup.
Hadirnya ekstrakurikuler Sispala menjadi salah satu inovasi pembinaan peserta didik di MAN 3 Majalengka yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan minat dan bakat, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui program ini, madrasah berharap dapat melahirkan generasi yang tangguh, berwawasan lingkungan, dan mampu menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian alam sesuai dengan nilai-nilai moderasi beragama dan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang diusung Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kontributor : Firman Saefatullah (Humas MAN 3 Majalengka)


Komentar