Majalengka (KEMENAG) – Puluhan jamaah memadati ruang utama Masjid Al-Imam Majalengka untuk mengikuti kegiatan Semarak Subuh Akbar: Sinergi Umara, Ulama, dan Masyarakat Kecamatan Sindang, Jumat (14/8/2026). Agenda spiritual yang bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi ajang penguatan keimanan sekaligus perekat silaturahmi antar-elemen pemerintah, ulama, dan masyarakat sipil.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., bersama jajaran pejabat daerah. Turut hadir Camat Sindang, Anih Hernawati, S.S.T.P., M.Si., Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sindang, serta unsur TNI dan Polri dari wilayah setempat.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah yang berlangsung khusyuk. Selepas shalat, suasana semakin hangat saat pimpinan Pondok Pesantren Ainul Hayat Desa Gunung Kuning yang juga Penyuluh Agama Islam sekaligus Ketua MUI Kecamatan Sindang, Kiyai Moch. Anas, S.Pd.I., memberikan kuliah tujuh menit (kultum) interaktif yang diselingi dengan sesi kuis berhadiah.

Dalam tausiyahnya, Kiyai Moch. Anas menggarisbawahi keutamaan luar biasa dari pelaksanaan shalat Subuh secara berjamaah, khususnya pada hari Jumat, serta pentingnya menggelorakan semangat kemerdekaan bangsa.
“Segala puji bagi Allah SWT yang telah menggerakkan langkah kaki kita menuju rumah-Nya di waktu subuh yang penuh berkah ini. Shalat Subuh berjamaah, terutama di hari Jumat, merupakan salah satu amalan paling afdal dan memiliki kedudukan yang sangat agung di sisi Allah SWT,” ujar Kiyai Moch. Anas mengutip hadits riwayat Imam Al-Baihaqi.
Ia menambahkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini merupakan berkat rahmat Allah SWT dan hasil perjuangan gigih para pahlawan serta ulama. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengisi kemerdekaan ke-81 RI adalah dengan memperkuat sinergi antara Umara, Ulama, dan masyarakat.
“Ketika pemerintah bijaksana, ulama istiqamah membimbing moral umat, dan masyarakatnya taat serta bergandengan tangan, maka cita-cita mewujudkan negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dapat terwujud,” tegasnya sembari mengutip Surah Ibrahim ayat 7 tentang pentingnya bersyukur.
Acara kemudian dilanjutkan dengan kuis edukatif seputar keagamaan dan wawasan kebangsaan. Kemeriahan dan keakraban terlihat jelas saat para jamaah bersama jajaran TNI, Polri, dan instansi pemerintah saling berinteraksi menjawab pertanyaan. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, serta kemakmuran Kabupaten Majalengka dan Bangsa Indonesia.
Kontributor : Sayid Abdullah Yahya


Komentar