Berita Kemenag
Beranda » Berita » Sinergi Kemenag dan Pesantren, Kasi PD Pontren Hadiri Tasyakuran Imtihan ke-34 Ponpes Raudlatul Mubtadiin Rimbo

Sinergi Kemenag dan Pesantren, Kasi PD Pontren Hadiri Tasyakuran Imtihan ke-34 Ponpes Raudlatul Mubtadiin Rimbo

Majalengka (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) sekaligus Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, menghadiri Tasyakuran Imtihan Santri ke-34 Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin Rimbo. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di kompleks pesantren, Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Sabtu (11/04/2026).

Kedatangan perwakilan Kantor Kemenag Majalengka tersebut disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren, KH. Aminudin Aziz, S.Pd.I., beserta jajaran pengurus dan ratusan santri. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Camat Leuwimunding, Kapolsek Leuwimunding, serta unsur Forkopimcam lainnya yang turut memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan pendidikan ini.

Dalam sambutannya, Kasi PD Pontren menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pesantren dalam menjaga kualitas pendidikan agama. Ia menekankan bahwa momentum imtihan bukan sekadar perayaan, melainkan tolok ukur keberhasilan kurikulum pesantren.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin Rimbo atas konsistensinya hingga mencapai tahun ke-34. Kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi belajar sekaligus wujud syukur atas capaian para santri. Kami berharap pesantren terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak,” ujar Kasi PD Pontren.

Senada dengan hal tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin, KH. Aminudin Aziz, S.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terjalin baik dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama.

Kakanwil Kemenag Jabar Tekankan Disiplin Digital dan Aksi Nyata Ekoteologi dalam Pembinaan ASN

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang terus diberikan oleh Kementerian Agama serta unsur Forkopimcam Leuwimunding. Peringatan ke-34 ini adalah bukti nyata kerja keras seluruh pihak. Semoga ilmu yang didapatkan para santri selama satu periode pendidikan ini menjadi berkah bagi masyarakat luas,” tutur KH. Aminudin Aziz.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada para santri berprestasi sebagai bentuk motivasi. Suasana haru dan bangga menyelimuti para wali santri yang hadir menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan tahapan pendidikan.

Acara puncaknya ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh K.H. Asep Dimiyati, Pimpinan Pondok Pesantren Al Jazuliyah, Rangkasbitung, Banten. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan dan peran santri dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Kontributor : Endang Mu’min/Adhi Nur Ibadi

Dari Malu Menjadi Mulia: Filosofi Kebersihan dan Wewangian di Hari Jumat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *