Weragati (KEMENAG)— Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MTsN 13 Majalengka menggelar Aksi Bersih-Bersih dan Penataan Kelas pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di area madrasah ini melibatkan seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di halaman madrasah, kemudian dilanjutkan dengan aksi serentak membersihkan, merapikan, serta merias ruang kelas masing-masing menggunakan ornamen dan nuansa khas kemerdekaan.
Pembina OSIS MTsN 13 Majalengka, Aris Salman Alfarisi, S.Pd., menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda rutin kebersihan, melainkan momen penting untuk menginternalisasi nilai-nilai perjuangan kepada para siswa.
“Aksi bersih-bersih dan penataan kelas ini menjadi wadah edukatif bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa cinta kebersihan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan gotong royong di lingkungan madrasah,” ujar Aris di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Pembina OSIS MTsN 13 Majalengka lainnya, Amy Retno Galih, S.Pd., menambahkan bahwa penataan kelas yang kreatif dan bertema patriotisme dapat memberikan dampak psikologis positif bagi proses belajar mengajar.
“Melalui kelas yang bersih, rapi, dan menarik, suasana belajar tentu akan menjadi lebih kondusif dan nyaman. Kami juga ingin mengasah kreativitas siswa agar rasa bangga sebagai generasi penerus bangsa terus terpupuk,” ungkap Amy.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah berencana mengagendakan kegiatan penataan dan pemeliharaan kebersihan lingkungan secara berkala untuk menjaga konsistensi pembentukan karakter siswa.
Diharapkan, momentum peringatan kemerdekaan ini dapat terus memotivasi seluruh warga madrasah untuk menerapkan semangat “bersih, kompak, kreatif, dan gotong royong” dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan dan citra Kementerian Agama di Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar